Turis mudik

  23 - Jul - 2008 -   massito -   3 Comments »

Mudik setiap tahun sudah menjadi rutinitas, para perantau pulang kampung, bertemu dengan orang tua, sanak saudara dan handai tolan, baik yang menetap didesa maupun yang merantau, karena pada saat mudik bisa bertemu semuanya. Di lingkup kecil, ditingkat desa biasanya diadakan acara silaturahmi, yang mempertemukan antara warga yang tinggal didesa dengan yang merantau. Tidak diduga bahwa mudik itu juga diikuti dengan aliran dana ke daerah asal.

Ada hal yang menarik, Pemda Kab. Gunung kidul pernah membuat acara tertentu yang tujuannya untuk menghibur para pemudik, karena disadari kedatangan para pemudik juga mendatangkan pendapatan baru bagi daerah.

Hal ini menurut saya menarik untuk dicermati. Dengan membuat acara, para pemudik tidak perlu mencari hiburan ke daerah lain, dengan begitu, dapat menjadi daya tarik bagi pemudik. kita sering melihat kesenian daerah ditampilkan di TV rasanya senang, beberapa kali yang saya lihat adalah kesenian Jidur dari Karang Duwur, ternyata kalau dikemas dengan baik, juga mempunyai daya tarik. Secara umum kesenian daerah Purworejo belum begitu dikenal diluar Purworejo, bahkan saya sering menemui orang yang belum tahu letak kota Purworejo.

Makanan asli Purworejo sudah banyak dikenal, misalnya Krimpying dan Jenar, atau wajib dari mana????. Beberapa kali saya juga melihat tempat makan yang sudah masuk di TV. Kembali ke soal mudik, saat ini kalau lagi musim lebaran kemacetan mulai terasa di Kutoarjo atau Purworejo, hal ini wajar, karena banyak perantau yang mudik membawa mobil. Pepatah mengatakan setinggi2 kuntul terbang, turunnya kerawa juga. Mas Sito

Category: cerita, Tags: | posted by:massito


3 Responses to “Turis mudik”

  1. Mbah Suro says:

    Mobil, sepeda motor dan barang-barang aksesoris yang dibawa pulang mudik kadang membuat iri pemuda dikampung, yang pada akhirnya mereka kepincut ikut kekota untuk mengadu nasib. Dampaknya desa kehilangan SDM sehingga pada saat musim macul,musim tanam padi dan musim panen terpaksa import tenaga dari luar kampung. Solusinya? Monggo dicermati…

  2. Mulyono says:

    melu seneng judule

  3. Mulyono says:

    melu seneng banget judule

Komentar dengan Facebook

Leave a Comment

 

© copyleft - 2008 by Blogger Purworejo
Theme by: azimat.net