“Njajah Deso Milang Kori”, Petualangan Panjang Menuju Kota Purworejo

  25 - Nov - 2014 -   Febri Aryanto -   5 Comments »
foto of“Njajah Deso Milang Kori”, Petualangan Panjang Menuju Kota Purworejo

Setelah selesai melakukan tugas perjalanan dinas dari kantor di Banjarnegara (bulan Juni yang lalu), saya melanjutkan perjalanan menuju Wonosobo. Niatnya sih sambil menyelam minum air, mumpung tugas dari kantor sudah selesai sekalian lah jalan-jalan sekaligus mengunjungi makam Bapak saya di desa Ketangi, Purworejo mumpung dekat. Berbekal informasi dari website dan bertanya-tanya kepada warga sekitar, saya melakukan perjalanan dari Banjarnegara ke Wonosobo untuk kemudian menuju kota Purworejo.

Dari Banjarnegara, saya naik mikro bis jurusan Banjarnegara – Wonosobo. Karena memulai perjalanan dari hotel Garuda Banjarnegara sekitar jam 6.30 pagi, maka saya pun harus rela berdesakan didalam bis dengan anak-anak sekolah dan pada pedagang yang akan pergi ke pasar. Tapi saya pikir ramainya penumpang didalam bis ini tidak separah ramainya penumpang bis di Jakarta. Saya yang sudah merasakan betapa neraka jahamannya berdesakan dan berjubel didalam bis di Jakarta masih dapat berucap: ‘untung tidak terlalu berjubel seperti di Jakarta’. Saya nikmati perjalanan itu meski sudah membayar Rp. 7.000 tapi harus berdiri dari Banjarnegara hingga terminal Wonosobo yang menghabiskan waktu kurang-lebih 1 jam.

Singkat cerita tibalah saya di Terminal Mendolo Wonosobo, pemberhentian terakhir bis Banjar-Sobo ini. Setelah turun dari bis, saya harus mencari dahulu mikro bis jurusan Wonosobo-Purworejo. Menurut keterangan yang saya dapat dari internet, saya harus mencari mikro bis yang dimaksud diluar terminal karena bis Sobo-Purjo enggan masuk ke dalam terminal Mendolo. Dari kejauhan saya sudah dapat mendengar teriakan ‘Sobo-Purjo’ dari sang kondektur. Segera saya naik bis yang berwarna ungu tersebut.

Saya melihat sekilas jam tangan saya menunjukkan pukul 7.39. Bis Sobo-Purjo ini pun tak lama menunggu penumpang didepan terminal Mendolo. Setelah beberapa menit saya duduk dibangku penumpang, bis ini pun melaju menyusuri jalan. Sepanjang perjalanan, banyak pemandangan alam yang bisa dijadikan sebagai obat penyegar mata dan otak. Udara pagi itu benar-benar bikin plong pernapasan saya yang hampir tiap hari merasakan kemacetan dan udara kotor di Jakarta.

Pemandangan dari Dalam Bis

Perjalanan dari Wonosobo-Purworejo ini sebenarnya adalah perjalanan yang banyak menghabiskan waktu. Padahal bis ini hanya berhenti 3 kali di 3 tempat berbeda, yaitu di terminal Sapuran, didepan SDN 1 Kepil, dan disebuah pertigaan jalan masuk desa (entah namanya pertigaan apa). Tapi yang membuat bis ini menjadi lama adalah waktu menunggu penumpang di 3 tempat tersebut dan banyaknya perbaikan jalan. Oleh karenanya butuh kesabaran bila naik bis ini.

purdjo02

SDN I Kepil, Bis Berhenti Lama Disini

Hampir tiga jam saya duduk didalam bis dari terminal Mendolo hingga tiba di Plaza Purworejo sekitar pukul 10.15. Setibanya di Purworejo, yang saya cari pertama kali adalah air minum. Maklum selama perjalanan didalam bis tidak satu pun pedagang yang menjajakan air minum dan saya juga lupa tidak membawa bekal minum.

purdjo03

Belakang Plaza Purworejo, Tempat Pemberhentian Akhir Bis Sobo-Purdjo

purdjo06

Bangunan-Bangunan Kuna di Sepanjang Jalan Ahmad Yani

purdjo05

Buh Penceng

purdjo04

Berjalan di Trotoar Jalan Ahmad Yani

Mumpung masih jam setengah sebelas, saya menyempatkan diri untuk berjalan kaki melihat-lihat suasana jalan Veteran, jalan Ahmad Dahlan hingga jalan Ahmad Yani. Banyak bangunan kuna sepanjang jalan Ahmad Yani. Bagi penyuka fotografi, tempat ini bagus untuk dijadikan sebagai objek foto. Karena memang wayahnya untuk makan siang, perjalanan saya pun terhenti dulu disebuah warung bakmi.

purdjo07

Pemberhentian Terakhir (Sementara) Saya

Category: blog,cerita,foto,lain2, Tags: ,, , | posted by:Febri Aryanto


5 Responses to ““Njajah Deso Milang Kori”, Petualangan Panjang Menuju Kota Purworejo”

  1. meds says:

    Untuk Mas febri, mohon maaf baru di-publish, lama tidak masuk admin blog ini. Silakan ditambahi foto-foto, sekarang sudah bisa.

    Maturnuwun.

  2. Raf says:

    Bagus bngt…mantep

  3. Jalan-jalan memang indah ya mas???? Mantep Purworejo,,,, penuh kenangan,,,,, SALAM DARI BOS SANDAL NAMA>>>

Komentar dengan Facebook

Leave a Comment

 

Related Post

Angka liter unik

15 - Jan - 2009 | yoyokr | 5 Comments »

LUMBUNG PADI KEDU SELATAN

25 - Jul - 2009 | massito | No Comments »

Heboh Katolik di Musim Kampanye

29 - Jun - 2009 | masdodi | 9 Comments »

“PASAR ILANG KEMANDANGE”, KISAH TENTANG PASAR DESA SUSUK

24 - Dec - 2010 | slamet wijadi | 37 Comments »

Demokrasi Kita

23 - Apr - 2013 | massito | 2 Comments »

Related Post

Turis mudik

23 - Jul - 2008 | massito | 3 Comments »

Kalo Sempat Mampir Ke CAMP Z (KEKERWAJA)

26 - Feb - 2009 | oetoet | 16 Comments »

Bersekolah Tanpa Beli Buku

2 - Dec - 2008 | gios94 | 4 Comments »

Hijaumu Balut Luka Rinduku (3)

1 - Mar - 2008 | Raf | 2 Comments »

Warnet pelosok & Firefox

18 - Mar - 2008 | indra | 3 Comments »

Related Post

Selis

23 - Oct - 2008 | sudutkreasi | 6 Comments »

Lebaran Di Purworejo

31 - Oct - 2007 | meds | 5 Comments »

Apa Kabar Stasiun Jenar?

19 - Jan - 2015 | Febri Aryanto | 5 Comments »

Yang Punya Foto-Foto Purworejo

20 - Nov - 2007 | meds | 16 Comments »

“Njajah Deso Milang Kori”, Petualangan Panjang Menuju Kota Purworejo

25 - Nov - 2014 | Febri Aryanto | 5 Comments »

Related Post

FeNoMena SMS sAntet…,oH..

14 - May - 2008 | happyjuice | 1 Comment »

“Njajah Deso Milang Kori”, Petualangan Panjang Menuju Kota Purworejo

25 - Nov - 2014 | Febri Aryanto | 5 Comments »

Mengapa?

9 - Dec - 2008 | wahyudi | 3 Comments »

Apa Kabar Stasiun Jenar?

19 - Jan - 2015 | Febri Aryanto | 5 Comments »

Mengembangkan PKBM Purworejo berbasis IT menuju usaha produktif

26 - May - 2013 | indra.ngombol | 4 Comments »

© copyleft - 2014 by Blogger Purworejo
Theme by: azimat.net