Cara membasmi tikus di rumah

  24 - Feb - 2014 -   Adi Degreen -   11 Comments »
foto ofCara membasmi tikus di rumah
perangkap tikus

Sering kita mengalami masalah yang tidak menyenangkan dengan adanya tikus di rumah kita. Dari suara yang berisik “gluduk-gluduk“ di atas plafon, sampai dengan makanan kita yang dilemaripun tak luput dari keusilan binatang ini. Bahkan kadang kadang merusak alat-alat dan perabotan rumah tangga kita. Mesin cuci tidak menyala karena kabelnya putus “dikrikiti“ sama tikus. Listrik di rumah konslet gara-gara kabelnya digigit binatang ini. Juga kadang–kadang kotoran dan kencingnya yang bertebaran sembarangan. Dan tentu kawan-kawan punya masalah yang lain dengan tikus?. Tikus merupakan binatang ini memang cukup sukses hidup berdampingan dengan manusia. Mereka biasa tinggal dirumah-rumah baik yang kumuh maupun yang mewah. Bahkan mereka biasa tinggal di hotel dan apartemen yang elit (ini serius bukan guyon lhoo?). Jadi masalah tikus sekarang bukan hanya milik pak tani saja tapi sudah merupakan masalah semua orang. Bukan hanya masalah bagi orang desa saja tapi juga masalah yang besar buat orang kota.

Tikus ada beberapa macam jenisnya. Orang awam menyebutnya “pokokke tikus gede karo tikus cilik“. Intinya tikus yang badannya cukup besar maupun yang badannya kecil. Selain ke-usilan tersebut di atas, sebenarnya masih banyak kerugian yang ditimbulkan oleh tikus. Untuk masalah kesehatan, tikus dapat menyebabkan penyakit pes, leptospirosis dan penyakit pencernaan lainnya.

Bagimana mengatasi masalah tikus di rumah kita?

Kawan–kawan yang punya masalah dengan tikus, saya ingin berbagai tips bagaimana cara mengatasi masalah tikus di rumah . Ada beberapa cara yang mudah dan ekonomis seperti :

1. Menggunakan Trapping: yaitu memasang perangkap tikus yang di dalam perangkap itu diberi umpan makanan yang disukai tikus seperti: ikan asin, kacang, kelapa, bikcuit, dll. Untuk mendapatkan perangkap ini bias dibeli di pasar-pasar tradisional.

Catatan penting: jika ada tikus yang masuk ke dalam perangkap, setelah itu perangkap harus dicuci dengan deterjen sampai bersih dan disiram air panas (ini serius tidak guyon). Karena tikus kalau sudah masuk perangkap, dia akan mengeluarkan cairan tanda bahaya yang memberikan semacam warning kepada teman-temanya sesama tikus bahwa ini adalah barang yang berbahaya. Jadi kalau sudah dapat tikus perangkapnya tidak dicuci atau tidak disiram air panas, siap-siap aja perangkap anda akan gagal total. Kecuali tikus yang tidak pernah sekolah (he he he ini guyon).

2. Menggunakan Glue Trapp: yaitu memasang lem tikus pada tempat seperti papan, triplek, atau karton yang tebal. Oleskan lem tikus pada tempat tersebut secara merata dan berilah umpan/makan yang disukai tikus. Letakkan makanan tersebut di tengah papan yang telah dikasih lem tikus.

Catatan penting: jangan menggunakan karton dari kardus bekas indomie, atau bekas susu karena lem yang dioleskan akan meresap/menghilang, sehingga hasilnya tidak maksimal. Juga tempatkan papan lem tikus pada area yang jauh dari jangkauan anak-anak (karena bias lengket kemana-mana). Lem tikus ini dapat dibeli di supermarket dengan berbagai merek (semua bagus). Ukuran papan triplek sekitar 20cm x 20 cm.

3. Menggunakan baiting: yaitu memasang racun tikus. Catatan penting :
a. Penempatan racun tikus lebih maksimal ditaruh di dalam plafon rumah. Karena lebih aman dari jangkauan anak-anak dan lebih maksimal hasilnya. Racun tikus dapat dibeli di supermarket dengan berbagai merek.
b. Ketika memasang racun tikus harus menggunakan sarung tangan atau plastic. Jangan sampai racun tikus tersentuh oleh tangan, karena kalau tersentuh tangan maka tikus tidak mau makan karena dia akan curiga dan tahu kalau yang kita pasang itu adalah racun dan semua bisa jadi gagal total.

Gambar alat pembasmi tikus :

perangkap_tikus3

perangkap_tikus2

perangkap_tikus1

Itulah beberapa tips cara menangani masalah tikus di rumah. Sebenarnya ada cara yang cukup manjur juga bila kawan-kawan mau, yaitu dengan memelihara kucing. Namun banyak diantara kita yang kurang cocok dengan cara ini. Karena pengalaman saya, kucing kadang buang air kecil dan air besar (kencing dan berak) sembarangan, sehingga menimbulkan bau. Selain itu bila terdapat tikus yang besar (tikus wirok/tikus got yang botak), maka kucing tidak menggubris. Entah takut karena besarnya tikus atau karena dagingnya yang alot. Selain itu dari dunia kedokteran konon dengan memelihara kucing bisa menimbulkan rawan kemandulan. Sekian semoga tulisan ini bermanfaa bagi kawan kawan semua. Salam Adi Degreen.

Category: blog, Tags: | posted by:Adi Degreen


11 Responses to “Cara membasmi tikus di rumah”

  1. Jimmy says:

    Good article. Persis seperti yang saya alami. Saya pasang perangkap tikus di rumah, sudah dapat tikus, lalu saya pasang lagi perangkapnya, eee ternyata tikusnya tidak mau lagi . OOO rupanya tikuse pinter tooo?? tq for you kind.

    • meds says:

      Sama dengan yang saya alami. Pernah memasang perangkap dapat satu tikus kecil, lalu pasang lagi, tapi lama ditunggu tidak pernah dapat, makanan diganti juga tetap sepi. Malah beberapa cecak yang kena, akhirnya perangkap ddiambil. Thanks tipsnya pak Adi…

      • Adi degreen says:

        Memang betul kawan2. Karena tikus itu punya sifat Neo Phobia ( gampang curiga ). Sehingga bila kita tidak mengerti ilmunya tikus itu sangat cerdik. Menurut penelitian ahli, bahwa tikus itu punya INSTING lebih besar dari manusia. Sehingga mereka dapat beradaptasi dengan lingkungan sekitar. Salam

  2. Kiki says:

    Mau Nanya Kalo Tikus Di Racun Terus Bisa Habis Tidak ??? Thank’s To Mas Adi.. :)

    • Adi degreen says:

      Mas Kiki,,, untuk masalah habis dan tidaknya populasi tikus setelah diracun, itu sangat tergantung dari ekosistem / situsai dan kondisi lingkungan tesebut. Contohnya misal rumah mas Kiki berada di samping pasar, lalu rumah anda dipasangin racun tikus, namun bila daerah sekitar anda tidak dipasangin racun, maka populasi tikus tidak bakalan habis. Mereka akan selalu mencari tempat yang ada sumber makananan. Dan memang membasmi tikus sampai habis 100% adalah sebuah keniscayaan ( mustahil ). Karena memang keberadaan tikus itu untuk menjaga kelangsungan siklus makhluk hidup yang sudah diatur Alloh. Yang bisa dilakukan adalah meminimalisir populasi tikus, terutama untuk tempat tinggal, maupun lingkungan bisnis kita. Matur Nuwun

  3. Kiki says:

    Boleh Minta Racunnya, Di Rumah Ada Tikus Yg Lagi Berkembang Biak Nih..

    • Adi degreen says:

      Dengan senang hati mas kiki,, nanti mas kiki silahkan kunjungi website saya, nanti tinggalian alamat atau telpon. Insya Alloh nanti saya kasih racun tikusnya. Tapi tolongnya masangnya hati2, sesuai petunjuk. Matur Nuwun. Salam

      • siska says:

        Pak Adi, sy pernah berhasil menjebak tikus. waktu sy angkat jebakan mau dikeluarkan dari gudang, tikusnya berhasil nyrondol keluar jebakan (tikus besar)…Apa yg salah ya pak?

        • ADI Degreen says:

          Mbak Siska, Kemungkinan itu adalah pintu jebakan tikusnya yang kurang bagus. Memang ada beberapa model jebakan tikus dipasaran. Namun ada beberapa jenis yang sala jadi. Seperti kawatnya terlalu tipis sehingga kalau di gigit tikus putus, juga pintu jebakan yang mudah terbuka karena kurang kokoh. SALAM.

  4. Ghufron says:

    Pantes gak ada tikus yang mau lagi masuk perangkap…

  5. terimaksih untuk artikelnya gan,cukup membantu ..

Komentar dengan Facebook

Leave a Comment

 

© copyleft - 2014 by Blogger Purworejo
Theme by: azimat.net