Desember Kelabu, Banjir desaku

  23 - Dec - 2013 -   Adi Degreen -   8 Comments »
foto ofDesember Kelabu, Banjir desaku

Tanggal 20 Desember 2013 Hari Jum’at terjadi banjir yang cukup besar di beberapa desa yang tersebar di beberapa kecamatan di Purworejo, tak terkecuali desaku tercinta Pacor Kecamatan Kutoarjo. Banjir merendam hampir seluruh bagian dari desaku. Banjir sampai masuk kedalam rumah dengan ketinggian yang bervariasi antara 50 cm sampai dengan 1,5 meter. Bahkan menurut Tribun News.Com, desaku merupakan daerah yang paling parah terkena dampak banjir.

banjir purworejo

Banjir di desaku menyisakan cerita yang cukup mengharukan. Peristiwa yang cukup mengagetkan sekaligus menakutkan. Banjir datang dengan cukup singkat. Selain dikarenakan curah hujan yang sangat tinggi, banjir di desaku diakibatkan oleh meluapnya beberapa sungai disekitar desaku. Warga desa sebagian banyak yang mengungsi seperti di ; Mako Brimob Kutoarjo, Dinas Pertanian Kutoarjo, Kawedanan Kutoarjo, Stasiun kereta api Kutoarjo dan sebagian lagi kesanak saudara. Namun beruntung pihak-pihak yang berwajib cepat tanggap. Dari RT ( Rukun tetangga ) RW ( Rukun warga ) Kelurahan serta Kepolisian Sektor Kutoarjo telah siap sejak pagi hari sekitar jam 09.00 wib. Mereka meyediakan perahu karet dan membuka dapur umum bagi korban banjir ( pengungsi ). Bahkan beberapa anggota polisi di bantu warga terlihat meng-evakuasi warga-warga yang terjebak banjir menggunakan perahu karet, Karena arus banjir cukup deras dan berbahaya jika tanpa perahu karet.

Partisipasi PAPAKU ( PAGUYUPAN PACOR KUTOARJO )
Mendengar kabar lewat telepon ada banjir besar di Desa kami tercinta, beberapa anggota PAPAKU Jabodetabek bermusyawarah dan bersepakat untuk membantu para korban banjir. Tanggal 21 Desember 2013, beberapa anggota PAPAKU berangkat pulang kampung. Dalam perjalanan ternyata tidak semulus yang di bayangkan. Jalur Kutowinangun ke Kutoarjo terputus. Kabarnya ada jembatan yang putus di daerah Kecamatan Butuh. Akhirnya sampai di Prembun kami mengambil arah ke Wadaslintang lalu belok kanan kea rah Pituruh lanjut ke Kemiri, dan ternyata di sini kami terjebaK MACET sekitar 3,5 jam. Kendaraan dari yogya menuju kearah Jakarta maupun sebaliknya mengambil jalur yang sama, sehingga terjebak macet. Namun untunglah banyak warga desa disepanjang jalur Pituruh, Kemiri yang dengan sukarela membantu mengatur arus kendaraan, sehingga walaupun macet masih dapat berjalan perlahan- lahan dengan system buka tutup. Setelah sampai di Desa Pacor Kutoarjo Alhamdulillah air telah surut ( kering ). PAPAKU memberikan sumbangan berupa paket sembako untuk meringankan para korban banjir. Terimakasih kami ucapkan kepada semua pihak yang telah membantu warga desa kami tercinta dalam penanganan musibah banjir. Semoga Alloh SWT membalas budi baik semuanya. Amin

Salam Adi Degreen

Category: berita, Tags: | posted by:Adi Degreen


8 Responses to “Desember Kelabu, Banjir desaku”

  1. Parijo says:

    Salam mas adi,, Kulo nderek prihatin wontening musibah puniko. Mugi2 mboten wonten korban ingkang katah. Salut Kangge PAPAKU engkang kompak wonten ing paran.

  2. SUSENO says:

    Musibah memang bisa datang kapan saja. Kita musti waspada. Salam dua jempol untuk PAPAKU. semoga sukses selalu. Wasm cah ngombol

  3. Adi Degreen says:

    Salam kembali Mas Parijo. Matur nuwun sampun mampir. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Kerugian materi juga tidak banyak.Hal ini juga disebabkan instansi yang berwenang cukup cepat tanggap. Nuwun.ADI Degreen

  4. Adi Degreen says:

    Waalaikum salam Mas Seno, Memang benar musibah datang tiba2, dan kita harus selalu waspada. Dan jangan lupa selalu berbagi untuk orang lain. TQ

  5. agus says:

    seharusnya pemda purworejo segera malakukan reboisasi digunung daerah ngaglik dan sekitarnya karena saya lihat banyak pohon yang ditebang tanpa dilakukan penanaman pohon kembali akibatnya sekarang banjir…mari melakukan reboisasi untuk masa depan anak cucu kita nanti…

    • Adi Degreen says:

      Setuju Mas Agus,,, Memang sudah saatnya kita semua memikirkan dan menjalankan program reboisasi. PEMDA PWR harus lebih aktif kelapangan / blusukan terutama terhadap daerah rawan banjir, longsor maupun bencana lainnya. Dan kita sebagai warga juga ikut menghijaukan dareah kita . one man one tree. Insya Alloh bumi ini lebih hijau, lebih sejuk dan lebih berguna untuk masa yang akan datang, Nuwun

  6. Kiki says:

    Upaya Dalam Menata Dan Memelihara Kelestarian Lingkungan, Tidaklah Hanya Mengandalkan Pemerintah Saja, Namun Lebih Jauh Masyarakat Pun Mempunyai Peranan Penting Dalam Upaya Mewujudkan Hal Itu..Banyak Pohon Banyak Rezeki..:)

Komentar dengan Facebook

Leave a Comment

 

Related Post

Blogger Purworejo tampilan baru

4 - Jul - 2011 | meds | 5 Comments »

GANYONG

13 - Dec - 2008 | cahmbegelen | 11 Comments »

Piye Kabare Purworejo???

23 - Jan - 2009 | lentera-ijo | 14 Comments »

Kawin Emas Eyang Slamet Wiyadi

22 - Apr - 2011 | Gunarso TS | 47 Comments »

SDN Mudal, Purworejo Roboh

13 - Nov - 2008 | cahmbegelen | 3 Comments »

© copyleft - 2013 by Blogger Purworejo
Theme by: azimat.net