Stok kartu SIM habis, pelayanan SIM Berhenti

  21 - Sep - 2013 -   indra.ngombol -   5 Comments »
foto ofStok kartu SIM habis, pelayanan SIM Berhenti

KotaPurworejo.com- Pemohon Surat Ijin Mengemudi (SIM) di Satlantas Purworejo kecewa, karena material kartu SIM di Satlantas Purworejo habis, sehingga pemohon SIM Baru maupun perpanjangan SIM tidak bisa dilayani.

Hal ini diperparah dengan ketiadaan surat keterangan sementara yang bisa memperpanjang SIM kadaluarsa, “Silakan difoto saja tulisan di depan”, ujar seorang petugas di loket pembayaran.

Saat ditanya kapan stok material SIM datang, petugas tersebut menjawab agar menghubungi saja hari selasa (24/9) di telp 0275 322622, karena tidak ada kepastian kapan stok material SIM ini datang.

Kondisi kehabisan stok ini sudah terjadi sejak seminggu ini, tidak hanya SIM, stok BPKB juga habis, sehingga menyulitkan pemilik kendaraan bermotor baru. – Indra-

Posted from WordPress for BlackBerry.

Category: berita, Tags: ,, , , | posted by:indra.ngombol


5 Responses to “Stok kartu SIM habis, pelayanan SIM Berhenti”

  1. Habisnya SIM sebagai imbas telatnya stok dari Korlantas Polri sebenarnya bisa dipahami. Yang tidak bisa dipahami adalah KANTOR PELAYANAN IKUT IKUTAN TUTUP.

    Tutupnya pelayanan SIM ini yang tidak terdapat di daerah lainnya yang juga kehabisan SIM, Pelayanan tetap dilakukan, sampai dengan foto, dan usai itu kuitansi bukti pembayaran perpanjangan SIM bisa sebagai dokumen pendukung atas SIM yang kadaluarsa.

    Yang aneh juga, berita tutupnya kantor pelayanan SIM Satlantas Purworejo tidak termuat di media massa mana pun (silakan googling), padahal nilai kerugian yang dialami masyarakat Purworejo cukup besar akibat ketidak jelasan pelayanan ini.

  2. sekedar klarifikasi, kebetulan kerja saya berhubungan dgn SIM. sejak awal tahun 2013, blanko untuk SIM dan BPKB se jabodetabek kosong! jd fenomena ini tdk hanya terjadi di Purworejo. kita sbg warga indonesia patut curiga, apa yg sebenarnya terjadi di institusi polisi ini! apa ada KORUPSI lg?

    • Habisnya material SIM, STNK dan BPKB memang terjadi di skala nasional, karena pengadaannya terpusat dari korlantas Polri,bisa jadi teknis pengadaan tender menjadi terganggu sejak kasusnya mas joko, tapi semestinya memang tidak boleh begitu, karena saat membayar pajak kendaraan pun kita membayar dengan uang kertas beneran, bukan uang monopoli, yang jadi masalah khusus di purworejo adalah kantor layanan nya yang ikut ikutan berhenti, tdk ada proses pembayaran ke bank apalagi foto SIM, hanya di purworejo, tdk ada di tempat lain

  3. Pursito says:

    Kebutuhan BLANKO SIM, STNK, BPKB harusnya sudah bisa dipridiksi sesuai dengan keberadaan kendaraan yg beredar di masyarakat secara nasional. Karena setiap kendaraan beredar dijalanan sudah hampir pasti dilaporkan di DITLANTAS. Metode tender juga sudah dimaklumi, akan berapa lama bisa diperhitungkan, tetapi kenapa bisa mleset, kalau pengedara mlenceng sedikit nginjak garis bisa ditilang, kalau petugas SIm, STNK, BPKB, terlambat memproses apa sankinya? pursito

    • Kalau petugas terlambat memproses, ya jelas tidak ada sanksinya, seperti sebuah aturan tidak tertulis :
      1. Petugas akan selalu melayani tepat waktu
      2. Bila terlambat melayani, silakan melihat poin pertama

      begitulah fakta sistem pelayanan birokrasi

Komentar dengan Facebook

Leave a Comment

 

© copyleft - 2013 by Blogger Purworejo
Theme by: azimat.net