Blusukan ke Pasar Krendetan, Purworejo

  13 - Sep - 2013 -   Febri Aryanto -   22 Comments »

Niatan awal mau beli kembang untuk ziarah kubur sekalian beli sarapan untuk pagi itu di Purworejo. Tapi ternyata setelah memblusuk ke dalam Pasar Krendetan, banyak sekali hal-hal menarik bisa dilihat dan ditangkap ke dalam kamera saya. Dari luarnya saja, saya sudah mendapatkan hal menarik seperti parkiran sepeda motor yang tertata rapi dan parkiran yang benar-benar sepeda dan motor!

Keren Nih Sepeda
Pedagang Kembang Untuk Ziarah Kubur
Salah Satu Pemandangan dari Sudut Pasar
Parkir (yang Benar-Benar) Sepeda (dan) Motor

Pasar Krendetan adalah salah satu pasar tradisional yang ada di kabupaten Purworejo. Seperti halnya kebanyakan pasar-pasar tradisional di jawa, pasar Krendetan pun memiliki hari-hari pasaran alias hari-hari “operasional”. Hari pasarannya adalah hari Rabu dan Sabtu.

Pedagang Sego Penek
Pedagang Perkakas dan Mainan Tradisional

Suasana pasar ini kalau saya bilang sih termasuk bersih dan tidak becek seperti kebanyakan pasar tradisional di Jakarta. Salah satu hal yang menarik dari pasar ini adalah makanan. Yang ngetop adalah Sego Penek. Sebenarnya “komposisi” Sego Penek ini sederhana saja. Ada nasi, sayur nangka dan ayam serta tempe. Uniknya meskipun sederhana untuk mendapatkan Sego Penek, kita musti sabar mengantri karena begitu ramainya pembeli. Keunikan lain terkait dengan Sego Penek yakni dari pembeli biasanya ada yang membeli bukan karena lapar atau buat bekal, tapi karena nadzar. Untuk soal harga dari makanan ini, jangan khawatir karena sangat murah.

Foto Satelit Pasar Krendetan
Dodolan Ting We
Pedagang Tembakau

Semakin memblusuk ke dalam pasar, kita akan menyaksikan banyak pedagang yang berjualan. Ada penjual obat atau jamu plastikan yang teriak-teriak memanggil konsumen dengan toa. Ada penjual tembakau khusus rokok linting. Ada penjual tingwe alias nglinting dewe a.k.a rokok linting – dengan kertas-kertas linting yang unik-unik gambarnya.

Growol, Makanan Khas Purworejo
Gula Aren/Jawa
Pedagang Clorot

Ada juga yang menjual Clorot dan Growol. Keduanya adalah penganan atau jajan pasar khas Purworejo. Clorot terbuat dari campuran tepung terigu dan tepung beras serta gula jawa untuk kemudian dikemas dengan lintingan janur. Sedangkan Growol terbuat dari ketela yang direndam hingga lunak untuk kemudian dikukus dan dicetak. Aroma kecut dari Growol sangat khas, seperti aroma air rendaman ketela.

Teh Lokal, Cap Walang

Selain makanan ada sesuatu yang membuat blusukan ke Pasar Krendetan ini berkesan, yakni saya membeli teh lokal Cap Walang. Wanginya luaaaarrrr biasa! Biasanya kita menggunakan poci berisi air panas untuk menyeduh teh ini.

Jadi, kalau Anda berkesempatan berkunjung ke Purworejo jangan sungkan untuk blusukan ke pasar-pasar tradisionalnya. Dijamin Anda bakal menemukan hal-hal baru yang menarik dan berkesan.

Bisa dibaca Juga di:

http://jakartapendowo.blogspot.com

http://estehlemon.blogspot.com

Category: wisata, Tags: , | posted by:Febri Aryanto


22 Responses to “Blusukan ke Pasar Krendetan, Purworejo”

  1. mas adjie says:

    memang sangat menarik dan mengasyikan blusukan di pasar krendetan, Seperti lebaran kemarin, sengaja kami pulkam dan selalu menyempatkan blusukan juga pas hari pasaran. yang jadi tujuan utama pastinya beli “sego penek” meskipun ngantrinya luar biasa… dan mundhut oleh2 khas krendetan: teh walang, lanthing, cumi-cumi dll… duh sungguh ngangeni suasananya.. (Adjie) salam kenal nggih mas Febri..

  2. Adi degreen says:

    Salam mas,,, nek kulo lebaran wingi blusukan neng pasar kutoarjo,madosi klambi batik. Terus teng pasar kemiri luru wedos / kambing , arep di piara pak likku. Pasar kutoarjo yo wis rapi mas ora becek maneh. Pasar krendetan ki teng pundi to mas???

  3. Kangen berkunjung kembali kesana, ada bakso yang cukup terkenal di krendetan, kalau tidak salah namanya bakso Pak Min

  4. Iya mas, ada bakso yang cukup ngetop di Krendetan. Letaknya persis diseberang pasar. Namanya bakso Pak Man.

  5. mas adjie says:

    ada satu lagi bakso yang ngetop juga di krendetan kalo gak salah, warung bakso pak Min. Klo dr arah purworejo beberapa puluh meter sebelum Pasar Krendetan, kiri Jalan. Kalau pas suasana lebaran rame banget yg beli.

  6. mas adjie says:

    bener mas febri di krendetan ada 2 warung bakso yg cukup terkenal, pak man dan pak min. pada saat libur lebaran pengunjungnya antri. mengenai rasa keduanya sama2 uenak mas. rasa khas bakso jawa sama spt bakso mantep yang di pasar Baledono. racikannya sederhana saja, cukup pake soun dan bakso saja. tidak spt bakso di jkt yg campurannya cukup banyak (pake mie kuning, tahu, tauge, pangsit dll). kebetulan rumah mertua saya tidak seberapa jauh dengan warung pak man, jadi klo pulkam menyempatkan ngiras di warung pak man atw pak min. klo gak salah mas Febri rumah nya di Ketitang – hargorojo? kerabat dr istri saya cukup banyak juga di daerah Hargorojo. krn mertua saya asalnya juga Hargorojo.

  7. Tiyo Prastyo says:

    kangen bangeetttt…sama clorotnya..
    soalnya dipekanbaru gak ada :D
    but sendiri gak mudeng caranya wkwkkw

  8. Raf says:

    Wahhh…mantep tenan….jd kangen suasana…

  9. sayang pernah terjadi insiden kebakaran dulu!

    • Kapan kebakarannya mas? Kok saya searching mbah google tidak ada beritanya mengenai pasar Krendetan pernah kebakaran. Yang ada malah berita pasar Baledono yang pernah kebakaran.

  10. pulsamurah says:

    blusukan memang mengasyikan …

  11. ammaar fais says:

    Yang membuat aku penasaran itu,kenapa ya cari gula jawa batok susah sekali kalo di perajin/pengepul..?soalnya harga di pasar krendetan kadang lebih mahal kalo gak bisa nawar…punya info gak mas,pengepul gula di daerah krendetan..?

    • Kalau pengepulnya saya tidak tahu mas. Saya pernah bertamu ke dusun Somorejo. Dan ketika pulang, saya diberikan oleh2 berupa gula bathok dua kantong kresek. Itu ternyata setiap rumah memproduksi gula bathok sendiri.

  12. bambang tri sutrisno says:

    Jadi inget masa smp dulu saya pernah tinggal di deket pasar krendetan samping pintu rel kereta rumah bu lek udah lama banget ga kesana, makasih mas infonya ini sangat membantu untuk obat kangen …….

  13. lilik says:

    Saya sangat ndak suka blusukan ke pasar, karena bisa-bisa dompet saya amblas gak tahan liat isi pasar.hihihihi

Komentar dengan Facebook

Leave a Comment

 

Related Post

Goa Seplawan, Pesona Alam Yang Mengagumkan

24 - Mar - 2009 | budiqof | 21 Comments »

Sarana Angkutan Rakyat

26 - Oct - 2008 | Raf | 4 Comments »

Selis

23 - Oct - 2008 | sudutkreasi | 6 Comments »

Foto-foto Purworejo 2

21 - Jan - 2009 | meds | 20 Comments »

Which one …Kutoarjo or Purworejo…?

21 - Feb - 2008 | Raf | 17 Comments »

© copyleft - 2013 by Blogger Purworejo
Theme by: azimat.net