Demokrasi Kita

  23 - Apr - 2013 -   massito -   2 Comments »

Demokrasi kata orang berasal dari bahasa Yunani yg artinya kekuasaan di tangan rakyat, artinya rakyatlah yang menentukan pemimpinnya. Pada jaman Orde Baru kita mengenal demokrasi dengan system perwakilan, dimana rakyat memilih wakil-wakilnya untuk mewaklili memilih presidennya, dan tugas-tugas lainnya. Saat ini semua berubah total, kita memakai system pemilihan langsung selangsung-langsungnya untuk semua kepala daerah pada setiap tingkatan, LUAR BIASA, negara Amerika pun tidak seperti kita.

Kini sudah berjalan untuk pemilihan secara langsung akan yang ketiga kalinya, pesta demokrasi yang sangat meriah, gegap gempita, menjadi wajar kalau biayanya semakin tinggi baik yang di keluarkan oleh CALON maupun yang di keluarkan oleh penyelenggara pemilu, hasilnya kita bisa melihat sendiri. Mana yang lebih baik dulu atau sekarang ? kalau yang dimanjakan oleh Orde Baru pasti akan mengatakan bahwa system demokrasi kita sekarang lebih buruk dan kebablasan, tetapi kalu yang terkekang oleh kebijakan Orde Baru pasti akan mengatakan saat ini lebih baik.

Dulu pada saat anggota DPR melalui MPR bisa memilih Presiden, DPRnya tak berkutik bahasa usangnya YESMAN, sekarang pada saat DPR tidak memilih Presiden malah wewenangnya luar biasa.

Dampak dari system pemilihan langsung kita tahu semua, begitu jagonya kalah ribut rusuh dll, bakar-bakar, rusak sana rusak sini, kata orang bijak rakyat kita belum siap mengalami kekalahan. Memang dengan suara terbanyak tidak menjamin menjadikan pilihan terbaik, karena kemampuan pemilih dan yang dipilih juga masih rendah, semata-mata mengandalkan tokoh yang belum tentu bisa memimpin.

Sudah kepalang basah harus maju terus, yg perlu dihindari adalah dampak negatifnya, karena kalau tidak pernah belajar dari pengalaman kita akan bodoh sendiri. Saat ini yang diperlukan bukanlah perubahan melainkan perbaikan, jangan asal berubah. Sayangnya para pemimpin sering beda pendapat yang penting itu prosesnya atau hasilnya, walaupun sudah demokratis kalau hasilnya kacau, tentu itu bukan pilihan kita. Kita semua pasti setuju kalau yang kita inginkan adalah menjadi lebih baik. Semoga,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,

Category: blog, Tags: | posted by:massito


2 Responses to “Demokrasi Kita”

  1. Memang mas, demokrasi sekarang kadang kebablasan. Banyak yang berusaha memaksakan pendapatnya. Efek buruk lainyya juga sekarang korupsi juga makin meluas sampai ke berbagai daerah. Memanfaatkan aji mumpung otonomi daerah. Semoga kedepan kita punya pemimpin2 yang jujur dan amanah. Salam

  2. Pursito says:

    Betul sekali Mas D3, dulu yang korupsi eksekutif dipusat saja tetapi sekarang oknum Yudikatif, oknum legeslatif ikut korupsi dari pusat sampai daerah.

Komentar dengan Facebook

Leave a Comment

 

Related Post

PROMOSIKAN BLOGGER PURWOREJO?

15 - Dec - 2008 | indiez | 10 Comments »

KISAH SUKSES PERJALANAN HIDUP MAS KAMTO

8 - Dec - 2012 | slamet wijadi | 19 Comments »

The Heart Capital -1

23 - Jul - 2009 | Cah-DkDungus | 2 Comments »

Kelemahan atau Kekuatan

22 - Dec - 2009 | Anu Dhihasto | 2 Comments »

JALAN DAENDELES

6 - Oct - 2009 | massito | 8 Comments »

© copyleft - 2013 by Blogger Purworejo
Theme by: azimat.net