Dari pentas Kuda Kepang di Anjungan Jawa Tengah Taman Mini Indonesia Indah

  25 - Mar - 2012 -   meds -   7 Comments »

Pada Minggu (18 Maret 2012) lalu, Pemkab Purworejo mengadakan acara petas seni berupa kesenian Kuda Kepang kolaborasi di anjungan Jawa Tengah, Taman Mini Indonesia Indah. Kuda Kepang Kolaborasi ini merupakan gabungan seniman Purworejo dari kecamatan Purworejo, Bagelen, Kemiri, Pituruh dan Loano. Kebetulan mengetahui informasi acara dari komunitas Facebook dan komentar di BP.

Seperti apa ya kesenian kuda kepang itu?

Sampai di tempat acara sekitar jam 10, acara sudah dimulai. Kuda kepang ini ternyata diiringi gamelan lengkap. Menakjubkan. Ini di luar perkiraan saya. Sebagai orang kelahiran urworejo, saya baru tahu ada kesenian seperti itu. Dulu, kalau mendengar kuda kepang, langsung tak semangat. Masa cowok nonton cowok? (he…3x). Apalagi dalam bayangan saya, kuda kepang hanya diiringi gamelan sekadarnya.

kesenian kuda kepang Purworejo

Acara di hadiri para pejabat dari kabupaten Purworejo, di antaranya Bupati Purworejo, Drs Mahsun Zain, Sekda Purworejo, Ketua DPRD, Wakil Ketua DPRD dari PKB, Kepala Dishubkominpar, Kepala Diperindagkop, Kepala BKD, dan Sekretaris KPU, Kabag Kesra, dan Kabag Perekonomian (purworejokab.go.id)

Tidak ketinggalan, warga Purworejo yang tinggal di Jabodetabek, terutama paguyuban-paguyuban perantau Purworejo. Ada paguyuban senior: Pakuwojo, Pakutho (Kutoarjo), Ikatan Mahasiswa Jakarta asal Purworejo, PAGAR (Grabag), yang paling banyak CPP (Cah Purworejo Perantauan). Mereka datang dengan rombongan berseragam jaket dan kaos CPP. Mungkin ada sekitar 200 orang (maaf kalau salah, tidak sempat menghitung). CPP memang luar biasa, guyub ing paran.

Foto anggota CPP Jakarta Barat
Anggota Komunitas CPP Jakarta Barat

Dimana anggota Blogger Purworejo? BP mewakili dengan menuliskannya di blog ini.

Pentas seni berlangsung sekitar 3 jam. Ada 4 penari yang “mendem” (trance) bergantian. Mendem memang menjadi penarik di setiap pentas kesenian seperti kuda lumping dan ndolalak. Penari yang mendem bisa menari sampai satu jam. Dalam mendem mereka biasanya minta makanan yang sudah disediakan, juga minta melodi gamelan (minta lagu). Dalam kelompok ada satu orang yang berperan menjadi “ketua”, atau “pawang”, yang bertugas menanyakan apa kemauan penari yang mendem, juga menyembuhkannya.

foto Bupati Purworejo, Drs Mahsun Zain
Bupati Purworejo, Drs Mahsun Zain, berfoto bersama seniman kuda kepang sehabis pentas.

Acara pentas seni ini juga menjadi perhatian Pemprov Jawa Tengah. Atas keseriusan Pemkab Purworejo mengadakan acara pentas seni, Pemprov Jawa Tengah memberikan penghargaan. Kepala Kantor Perwakilan Jawa Tengah Anjungan Jawa Tengah TMII Drs Koedarminto MM, menyampaikan terimakasih kepada Purworejo yang bisa menampilkan seni budaya lokal dengan baik dan meriah.

“Kami harapkan bagi kabupaten lain juga akan berbuat sama seperti Purworejo dalam mengisi acara di Anjungan Jateng TMII,”harapnya.

Seperti ditulis situs resmi Pemkab, purworejokab.go.id, Bupati Purworejo Drs H Mahsun Zain MAg menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Purworejo mempunyai komitmen untuk terus melestarikan dan nguri-uri seni budaya asli dari Purworejo.

“Siapa lagi kalau bukan masyarakat Purworejo sendiri yang melestarikan, termasuk warga Purworejo yang ada di Jakarta juga harus ikut melestarikan. Makanya, kalau masyarakat Purworejo yang ada di Jakarta punya gawe, ya nanggap seni dari Purworejo” harapnya.

Program Pemkab untuk mengenalkan kesenian asal Purworejo pantas diapresiasi. Selain sebagai sarana mengenalkan kesenian asal Purworejo, acara seperti ini juga bisa menjadi wadah pertemuan antara para perantau asal Purworejo yang tinggal di Jabodetabek. Kalau diadakan secara rutin, pasti akan semakin banyak komunikasi antar parantau asal Purworejo, yang pada saatnya bisa menghasilkan manfaat untuk kemajuan Purworejo.

Mari kita kenalkan Purworejo ke dunia.

Category: budaya, Tags: | posted by:meds


7 Responses to “Dari pentas Kuda Kepang di Anjungan Jawa Tengah Taman Mini Indonesia Indah”

  1. Anston says:

    Mantep mas meds, sayang pas itu dah di rencanakan matang2 malah kondisi badan ga bersahabat. jadi ga bisa dateng ke TMII.

  2. meds says:

    Sayang sekali mas Anton. rame dan meriah pokoknya

  3. corelives says:

    halo salam kenal, saya warga purworejo juga

  4. wah… saya hadir disana dan menjadi salah satu bagian dari tim kesenian. jika tak ada halangan semoga tahun depan kita dapat bertemu.

  5. pawiro rodji says:

    ASS ikut nimbrung
    Nguri uri kabudayan iku wis dadi kewajiban warga purworej, saben tahun halal bihalal ing desa rasukan nganaake pentas kuda lumping lan wis berjalan tahun 2005

    hayo sopo maneh sing arep melestarikan kabupayan asli purworejo

  6. iksan says:

    sugeng enjang mas
    kulo arek pordjo badhe gabung komunitas cpp sing area jakarta barat nyuwun info ne mas.
    087777133110

Komentar dengan Facebook

Leave a Comment

 

© copyleft - 2012 by Blogger Purworejo
Theme by: azimat.net