Mengapa Kawanan Bangau Terbang Selalu Membentuk Formasi “V”
14th July 2010 | By: Anu Dhihasto
Fakta (1) :
Kepakan sayap angsa di depan, memberi “daya dukung” bagi angsa dibelakangnya. Angsa di belakang tidak perlu susah-payah menembus ‘airwall’ di depannya. Hasilnya, seluruh kawanan angsa dapat menempuh jarakterbang 71 % lebih Jauh dari pada kalau setiap angsa harus terbangsendiri-sendiri.
Pelajaran (1) :
Bila arah dan tujuan kita sama, dan kita mau saling berbagi dalam perserikatan, maka pencapaian tujuan kita akan menjadi lebih cepat dan lebih mudah. Mampukah kita untuk saling dorong dan saling dukung satu sama lain dalam pencapaian tujuan bersama ?. Sudah seharusnya !. Karena angsa saja bisa !
Fakta (2) :
Kalau seekor angsa terbang keluar dari formasi rombongan, ia akan merasa berat dan sulit untuk terbang sendirian. Dengan cepat ia akan kembali ke dalam formasi untuk mengambil keuntungan dari daya dukung yang diberikan angsa di depannya.
Pelajaran (2) :
Kalau kita memiliki cukup logika umum, kita akan tetap berada dalam perserikatan bersama partner lain dan pengelolanya. Kita membuka diri untuk menerima dan memberi bantuan dari dan kepada partner lainnya. Lebih sulit untuk melakukan sesuatu seorang diri daripada melakukannya bersama-sama dalam perserikatan yang akan menjadi milikkita bersama.
Fakta (3) :
menggantikan posisinya.
Pelajaran (3) :
Adalah masuk akal untuk melakukan tugas-tugas yang sulit dan penuh tuntutan secara bergantian dan memimpin secara bersama. Kita yakin potensi semua partner. Tapi, manusia saling bergantung satu sama lain dalam pengetahuan, keterampilan, kemauan, kapasitas, karunia lain yangunik, serta talenta atau sumber daya lainnya.
Fakta (4) :
Angsa-angsa yang terbang dalam formasi mengeluarkan suara riuh-rendah dari belakang memberi semangat kepada angsa yang terbang di depan sehingga kecepatan terbang dapat dijaga.
Pelajaran (4) :
Kita harus memastikan bahwa ucapan kita akan memberi dukungan kekuatan, bukan melemahkan. Semua partner dalam perserikatan akan saling memperkuat, sehingga hasil yang dicapai akan menjadi lebih besar. Dukungan dalam satu kesatuan hati dilandasi nilai-nilai luhur adalah kualitas suara dan ucapan partner yang diharapkan bersama oleh semua partner dalam perserikatan.
Fakta (5) :
Ketika seekor angsa menjadi sakit, terluka, atau ditembak jatuh, dua angsa lain akan ikut keluar dari formasi bersama angsa tersebut dan mengikutinya terbang turun untuk membantu dan melindungi. Mereka tinggal dengan angsa yang jatuh dan berusaha untuk mendorongnya agar dapat terbang lagi, tidak sampai mati. Setelah itu mereka akan terbang dengan kekuatan mereka sendiri atau dengan membentuk formasi lain untuk mengejar rombongan mereka.
Pelajaran (5) :
Kalau saja kita berperasaan seperti seekor angsa, kita akan tinggal bersama partner yang berada dalam kesulitan, seperti ketika segalanya baik, dan berusaha untuk mendorongnya agar dapat bangkit kembali.
Tweet
Home| Category: motivasi | Trackback URI
One Response to “Mengapa Kawanan Bangau Terbang Selalu Membentuk Formasi “V””
-
Leave a Reply
Nggoleki
Tulisan dengan Kategori motivasi
- Mengapa Kawanan Bangau Terbang Selalu Membentuk Formasi “V” by: Anu Dhihasto | 1
- Ayah yang Menakjubkan by: Anu Dhihasto | 2 komentar
- Berbagi Inspirasi by: agus | 2 komentar
- Tahta Sang Putri by: sugeng Ikasapala | 1
- DON’T JUDGE THE BOOK FROM THE COVER by: Anu Dhihasto | 2 komentar
- SOICHIRO HONDA by: Anu Dhihasto | 1
- CERITA TENTANG WORTEL, TELUR DAN KOPI by: Anu Dhihasto | 6 komentar
- Kelemahan atau Kekuatan by: Anu Dhihasto | 2 komentar
- Merdeka itu Mahal Kawan by: budiqof | 7 komentar
- Perubahan Dalam Melihat Perubahan by: Cah-DkDungus | 4 komentar
Random Post
- (Hijaumu Balut Luka Rinduku (3) by: Raf | 3 komentar)
- (Kejutan Yang Menyenangkan by: slamet wijadi | 8 komentar)
- (Selamat Idul Fitri by: meds | 3 komentar)
- (Jumpa Setelah 70 Tahun Pisah by: slamet wijadi | 56 komentar)
- (DILEMA NASIONALISME by: eko_juli | 6 komentar)
- (info bisnis… INSYA ALLAH… by: cahloano | 2 komentar)
- (Aku dan Blogger Purworejo by: Raf | 13 komentar)
- (Sepanjang Jalan Kenangan, Antara Jenar – Purwodadi by: meds | 21 komentar)
- (Kalo Sempat Mampir Ke CAMP Z (KEKERWAJA) by: oetoet | 15 komentar)
- (PILKADA by: lentera-ijo | 4 komentar)
- (DEPRESI…???? by: cahkroyo.85 | 4 komentar)
- (FeNoMena SMS sAntet…,oH.. by: happyjuice | 1)
- (LUMBUNG PADI KEDU SELATAN by: massito | 0 komentar)
- (Curug Gunung Condong, Bruno by: meds | 35 komentar)
- (Bangsa Ini Ada Baiknya Belajar dari Purworejo by: masdodi | 23 komentar)





ooo kados punika to…
nembe mangertos kulo..
nanging angsa/”banyak” nang nggonku ora biso mabur mas.. hehe
[Reply]