Purworejo Ditelan Hujan
4th April 2010 | By: Riyadi
Purworejo Ditelan Hujan (Puisi : Riyadi)
Deru pecundang kembali bergema lantang.
Barikade angin berontak menampar nampar malam.
Garis garis hujan tak henti merajam jalanan.
Kutatap dirimu terkapar dalam genangan rindu yang mencekam.
Rimbun gelap menyekap tanah tanah jejak malam.
Wahai laut siapa kini berlabuh di jalanan.
Sungai rindu pun tak kuasa menahan genangan.
Kulihat dirimu terseret arus semakin dalam.
Bayang bayangmu kini terjarah.
Gelisah malam mulai liar mendinding.
Di antara butir butir hati yang gundah,
dirimu terkapar pada sebuah doa mini… yang tak sudah.
Purworejo, 4 April 2010
Tweet
Home| Category: puisi | Trackback URI
Tulisan sebelumnya: « Dialog
Tulisan sesudahnya: Lomba Menulis untuk Pelajar se-eks Karesidenan Kedu »
Tulisan sesudahnya: Lomba Menulis untuk Pelajar se-eks Karesidenan Kedu »




