KARTINI

  21 - Apr - 2010 -   Riyadi -   3 Comments »

KARTINI

gerimis riuh menebang malam
pagimu datang tak berpeta
di antara reruntuhan peradaban kelam
kemana jasamu menimang bangsa

engkaukah bintangku yang hilang
saat transaksi ricuh di pasar pagi
dirimu berpesta dengan nasib sendiri
di antara kodrat dan harapan – kartini

angin tiada berjalan
kutipan-kutipan ayat pun jadi suram
bulan kehilangan cahaya rindunya
ia nyelinap di antara mega mega kelam

bulan sungguh menahan malu
atas titipan rindu yang kusampaikan
entah berapa malam berlalu
semata wayang terkapar hanya penantian

desak desak kian terpancar dalam dunia
kegelapan diri tiba-tiba tanpa hati
menyekap luka demi luka menyeret jiwa entah kemana
mendung ini

sejak pagi hati pun terkurung sepi
jembatan ilusi begitu panjang dan sunyi
seberkas cahaya menebang belantara
mengerdip bening menyeret jiwa

tatapanmu merindu

Category: puisi, Tags: , | posted by:Riyadi


3 Responses to “KARTINI”

  1. 4942280 says:

    4942280 beers on the wall.

Komentar dengan Facebook

Leave a Comment

 

Related Post

Ballada Hitam Manis

15 - Aug - 2010 | Riyadi | 2 Comments »

Mengapa Kau tegur kami ?

10 - Sep - 2009 | purwanto agus | 2 Comments »

Hatiku Saat hujan

18 - Feb - 2010 | budiqof | No Comments »

KARTINI

21 - Apr - 2010 | Riyadi | 3 Comments »

Puisi-Puisi Riyadi

3 - Jun - 2010 | Riyadi | 1 Comment »

© copyleft - 2010 by Blogger Purworejo
Theme by: azimat.net