Gedung Film “BAGELEN” untuk “GEDUNG KESENIAN.”

  8 - Mar - 2010 -   Riyadi -   8 Comments »

Gedung Film “BAGELEN” untuk “GEDUNG KESENIAN.”
Gedung Film "BAGELEN" untuk "GEDUNG KESENIAN"Gambar Kondisi Gedung Film “BAGELEN” untuk saat ini

Pembangunan bidang kesenian bukan saja melulu menjadi tanggung jawab pemerintah melainkan perlu peran serta masyarakat dalam hal ini Seniman, budayawan, pendidik, dan cendekiawan yang sadar akan makna dan fungsi kesenian dalam menggerakkan dinamika kehidupan masyarakat, bangsa dan Negara Indonesia. Kabupaten Purworejo sebagai salah satu wilayah di Provinsi Jawa Tengah yang merupakan kawasan budaya memiliki beraneka ragam budaya dan kesenian baik tradisi maupun modern yang telah mengakar kuat dan menjadi potensi unggul uintuk disejajarkan dengan kesenian daerah lain pada skala global. Gedung Film “BAGELEN” Theater, sebagai benda cagar budaya kami pandang memiliki nilai historis untuk perkembangan kesenian di Purworejo dapat kami manfaatkan sebagai “GEDUNG KESENIAN” serbaguna.

Saat ini kondisi Gedung Film dimaksud sungguh mengenaskan. Tidak terurus, kumuh, angker, dan berpotensi menjadi sarang penyakit masyarakat (maksiyat). Oleh karena itulah kami mohon dukungan dari masyarakat yang peduli kesenian dan kebudayaan di Kabupaten Purworejo untuk mendukung [enggunaan Gedung Film BAGELEN menjadi “GEDUNG KESENIAN” serba guna.

Sumber :

http://www.facebook.com/home.php?#!/group.php?gid=323724807949

Category: blog, Tags: | posted by:Riyadi


8 Responses to “Gedung Film “BAGELEN” untuk “GEDUNG KESENIAN.””

  1. edo says:

    wah saya setuju jk g bioskop bagelen djdikan gedung kesenian jd stiap mlm minggu bs diaakan kesenian seperti wayang orang.kulit,ndolalak.jaran kepang dr masing2 desa yg ad d purworejo.

  2. HERU PAMUNGKAS says:

    bioskop bagelan jadi gedung kesenian bagus itu biar nanti kl pulang kampung aku bisa nonton wayang kulit

  3. Raf says:

    Gedung film ini dulu pada masa jayanya sempat menjadi ikon kota …. namun kini … tidak hanya Bagelen semua gedung film di Pwr & Kta tinggal kenangan … anak sekarang tidak bisa lagi menikmati “matine show” yang harga karcisnya rp.150; diputar saat sabtu siang …

  4. Budi Paryanto,SKM says:

    usul yg bagus,sehingga wong purjo punya tempat yg representatif buat mengekpresikan bakat,jiwa, karya seni juga budayanya…agar kekayaan seni budaya purjo tetap langgeng sebagai kekayaan/kearifan lokal bagi anak cucu.(nostalgia)hari sabtu mbolos sekolah nonton bareng di bioskop bagelen..antri uyel-uyelan nonton film saur sepuh karo njajal rokok menyan,baline mumet tambah muntah.

  5. Srikandi_uedhan says:

    Usul bagus, seandainya trus dicoba ada yg menindaklanjuti dg minta izin ke pemilik, wah kudoakan smoga dikabulkan. Menawi mboten klentu, kolo semanten putrane engkang kagungan gedong naminipun Giri rencang kulo wonten SD, menopo wonten engkang tepang utawi preso?

  6. Ass. Wr. Wb. Sugeng patepangan.Kulo setuju sanget bilih gedung bioskup Bagelen dados gedung kesenian, wach mesti gayeng, nek malam minggu aku mulih ono sing di kangeni, ono sing dijujuk, iso kumpul konco2 iso nonton hiburan nonton ndolalak, incling, nonton wayang (kulit, golek, uwong,) tayub, nini towok, jaran kepang, pencak silat, terbangan/ samprohan purworejo, ketoprak, sandiworo, puisi,de el el…., karo jajan geblek, wedang ronde, pecel, jadah, kacang goreng sangan, peyek tumpi, kue satu, jagong bakar, telo gareng (balok), gadungan/growol, wis aku kangen banget. , ora mung jajan lesehan bakso, ayam bakar. neng laun- alun banjur mulih turu, dadi males mulih Purworejo. AKU DUKUNG, RA SAH TUNGGU TUNGGU, 081225964068

  7. Tambahan, gedung mangkrak, medeni, ra diurus, njelehi, nyebrang ngulon okeh medi perine lan gendruwo irung belang…. hi…..! Iku biso diatur lan dirembuk kanti becik lan alus, Ayo podo sayuk ndang cekat ceket mbangun Deso… ojo mung kurupsi!
    Saru… banget… ket biyen Purworejo Ra maju-maju. Cahyaning kuto surem…. jo nganti nunggu rakyate Pegel terus Mrengkel. SARUUUUUU……

  8. m.basuki says:

    peradaban bangsa, di ukur pula dengan kwalitas keseniannya, kal;i ini purworejo nekat, bahkan obsesi gila, kalau terwujud, hebat, bupatinya sangat beradab, tidak banyak di negeri ini sekarang ada pemimpin, peduli kesenian, karena jauh dari limpahan finansial, beruntung masyarakat PWR, semoga makin subur kehidupan keseniannya terutama seni tradisional. slamat berjuang semoga sukses. aamiiin

Komentar dengan Facebook

Leave a Comment

 

Related Post

Donor Darah se-Purworejo

30 - Jul - 2009 | ajissi | 7 Comments »

Subdomain gratis dari www.purworejo.asia

17 - Dec - 2008 | yoyokr | 3 Comments »

PAHLAWAN DEVISA

21 - Aug - 2009 | massito | 12 Comments »

LONDO IRENG PURWOREJO. Jejak Sejarah yang Terlupakan.

1 - Jul - 2012 | slamet wijadi | 40 Comments »

Hamil dan Resikonya ( Kontraksi yang Menyakitkan )

16 - Mar - 2014 | slamet_darmaji | 2 Comments »

© copyleft - 2010 by Blogger Purworejo
Theme by: azimat.net