<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Perjalanan Darat Brunei-Pontianak Naik Bus Damri</title>
	<atom:link href="http://bloggerpurworejo.com/2010/01/perjalanan-darat-brunei-pontianak-naik-bus-damri/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://bloggerpurworejo.com/2010/01/perjalanan-darat-brunei-pontianak-naik-bus-damri/</link>
	<description>Blog Komunikasi Warga Purworejo, Jawa Tengah, Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Tue, 22 May 2012 23:09:49 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
	<item>
		<title>By: widibintoro</title>
		<link>http://bloggerpurworejo.com/2010/01/perjalanan-darat-brunei-pontianak-naik-bus-damri/comment-page-1/#comment-30706</link>
		<dc:creator>widibintoro</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Apr 2012 02:45:08 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://bloggerpurworejo.com/?p=1341#comment-30706</guid>
		<description>Yth. Mas Hery

Salam kenal, saya hanya bisa berharap semoga da perhatian dari pihaks terkait Mas, sudah banyak kok masalah-masalah &quot;keterbatasan di perbatasan&quot; yang diangkat berbagai media tujuannya biar di perbaiki itu saja. Saya akan mencoba menjawab pertanyaan berdarakan yang saya kertahui Mas :
1. Dengan biaya tiket sebesar itu bisa kok naik pesawat selain RBA cari Air Asia (bukan promosi loh) yang promo beli jauh hari transit di KL atau di Kinabalu biaya itu lebih dari cukup.
2. Fasilitas dapt Hostel/asrama, uang makan, kopmuter atau printer (bawa sendiri lap top), printer bawa sendiri.
3. Sistem kuliah hampir sama dengan di Indonesia, pengantar full bahasa Inggris. Kalau jurusan Teknik katanya dosen dan fasilitas OK, tapi kelulusan agak ketat. Tapi kalau mahasiswa asal Indonesia tidak pernah ada yang tidak lulus.

Jangan khawatir Mas, kalau sudah disana cari saja orang-orang dari Indonesia (di UBD, KBRI, UNISA, PERMAI (Persatuan Masy. Indonesia di Brunei, di Pasar dan dimana-mana ada Mas he..he..) banyak kok yang akan membantu. Tks. Salam. WB</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Yth. Mas Hery</p>
<p>Salam kenal, saya hanya bisa berharap semoga da perhatian dari pihaks terkait Mas, sudah banyak kok masalah-masalah &#8220;keterbatasan di perbatasan&#8221; yang diangkat berbagai media tujuannya biar di perbaiki itu saja. Saya akan mencoba menjawab pertanyaan berdarakan yang saya kertahui Mas :<br />
1. Dengan biaya tiket sebesar itu bisa kok naik pesawat selain RBA cari Air Asia (bukan promosi loh) yang promo beli jauh hari transit di KL atau di Kinabalu biaya itu lebih dari cukup.<br />
2. Fasilitas dapt Hostel/asrama, uang makan, kopmuter atau printer (bawa sendiri lap top), printer bawa sendiri.<br />
3. Sistem kuliah hampir sama dengan di Indonesia, pengantar full bahasa Inggris. Kalau jurusan Teknik katanya dosen dan fasilitas OK, tapi kelulusan agak ketat. Tapi kalau mahasiswa asal Indonesia tidak pernah ada yang tidak lulus.</p>
<p>Jangan khawatir Mas, kalau sudah disana cari saja orang-orang dari Indonesia (di UBD, KBRI, UNISA, PERMAI (Persatuan Masy. Indonesia di Brunei, di Pasar dan dimana-mana ada Mas he..he..) banyak kok yang akan membantu. Tks. Salam. WB</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: widibintoro</title>
		<link>http://bloggerpurworejo.com/2010/01/perjalanan-darat-brunei-pontianak-naik-bus-damri/comment-page-1/#comment-30704</link>
		<dc:creator>widibintoro</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Apr 2012 02:00:46 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://bloggerpurworejo.com/?p=1341#comment-30704</guid>
		<description>Salam kenal juga Mbak Ririn, kalau telpon seluler berdasarkan pengalaman, ketika memasuki wilayah Malaysia, telkomsel bisa nelpon dan sms, kalau Indosat bisa SMS an saja tapi tarifnya mahal SMS sekali kirim bisa Rp. 7.000,- kalau nelpon langsung jebol tuh pulsa. Memasuki Brunei Tekomsel bisa, tapi ya itu tarifnya mahal.Tks</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Salam kenal juga Mbak Ririn, kalau telpon seluler berdasarkan pengalaman, ketika memasuki wilayah Malaysia, telkomsel bisa nelpon dan sms, kalau Indosat bisa SMS an saja tapi tarifnya mahal SMS sekali kirim bisa Rp. 7.000,- kalau nelpon langsung jebol tuh pulsa. Memasuki Brunei Tekomsel bisa, tapi ya itu tarifnya mahal.Tks</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Heri</title>
		<link>http://bloggerpurworejo.com/2010/01/perjalanan-darat-brunei-pontianak-naik-bus-damri/comment-page-1/#comment-30689</link>
		<dc:creator>Heri</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 06 Apr 2012 01:22:09 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://bloggerpurworejo.com/?p=1341#comment-30689</guid>
		<description>Yth Mas Widi, 

Pertama – tama saya ingin memperkenalkan nama saya. Nama panggilan saya adalah heri yang saat ini berdomisili di Yogyakarta. Secara tidak sengaja saya membaca blog purworejo ini setelah mencari informasi tentang Brunei Darussalam dan membaca tulisan Mas Widi.  Waduh memang sangat miris sekali TKI yg di Brunei serta teman – teman yg melanjutkan studi di sana, terutama tentang kendala transportasi dan birokrasi yang tidak baik. Indonesia memang perlu di benahi dari kinerja, fasilitas dsb. Heran aku, ada oknom PNS kok kerjanya seperti “Preman Kampung”.  Mohon apabila ada okmum seperti ini, mohon dilaporkan sesuai prosedur mas widi !!!
Untuk ketahuan Mas Widi, Saya merupakan salah satu Pegawai Negeri Sipil yang akan berangkat Studi ke Universiti of Brunei Darussalam Januari 2013. Alhamdulillah, sy mendapatkan beasiswa dari Pemerintah Kerajaan Brunei Darussalam  untuk studi Msc in energy studies. Sampai saat ini saya masih belum mengetahui tentang Fasilitas yang akan diberikan sebagai seorang penerima Beasiswa ataupun proses masuk ke UBD.  Ada beberapa pertanyaan saya dibawah ini yang ingin saya sampiakan ke mas widi, kiranya mas widi dapat membantu untuk menjelaskannya.

1.	Apakah biaya yg disebutkan Rp 3.5 jt itu merupakan tiket ke Brunei ? adakah alternative lain mas widi disamping Bus Brunei – Pontianak ? maklum kami Cuma PNS dan harga tiketnya dah 2x lipat nih gaji kami..hehe…
2.	Sebagai mahasiswa yg mendapatkan beasiswa, fasilitas apa yg kami dapatkan di UBD nantinya ? tempat tinggal, makan, komputer, printer, dsb misalnya. 
3.	Bagaimana iklim perkuliahan di sana ? bahasa pengantar kami dijelaskan dengan full in English dan hanya 1 tahun alias 2 semester kuliahnya. Apakah program ini sangat ketat nantinya ?

Demikian yang kami sampaikan. Mudah – mudahan dapat dibantu. Terimakasih sebelumnya

Wassalam, 

Heri</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Yth Mas Widi, </p>
<p>Pertama – tama saya ingin memperkenalkan nama saya. Nama panggilan saya adalah heri yang saat ini berdomisili di Yogyakarta. Secara tidak sengaja saya membaca blog purworejo ini setelah mencari informasi tentang Brunei Darussalam dan membaca tulisan Mas Widi.  Waduh memang sangat miris sekali TKI yg di Brunei serta teman – teman yg melanjutkan studi di sana, terutama tentang kendala transportasi dan birokrasi yang tidak baik. Indonesia memang perlu di benahi dari kinerja, fasilitas dsb. Heran aku, ada oknom PNS kok kerjanya seperti “Preman Kampung”.  Mohon apabila ada okmum seperti ini, mohon dilaporkan sesuai prosedur mas widi !!!<br />
Untuk ketahuan Mas Widi, Saya merupakan salah satu Pegawai Negeri Sipil yang akan berangkat Studi ke Universiti of Brunei Darussalam Januari 2013. Alhamdulillah, sy mendapatkan beasiswa dari Pemerintah Kerajaan Brunei Darussalam  untuk studi Msc in energy studies. Sampai saat ini saya masih belum mengetahui tentang Fasilitas yang akan diberikan sebagai seorang penerima Beasiswa ataupun proses masuk ke UBD.  Ada beberapa pertanyaan saya dibawah ini yang ingin saya sampiakan ke mas widi, kiranya mas widi dapat membantu untuk menjelaskannya.</p>
<p>1.	Apakah biaya yg disebutkan Rp 3.5 jt itu merupakan tiket ke Brunei ? adakah alternative lain mas widi disamping Bus Brunei – Pontianak ? maklum kami Cuma PNS dan harga tiketnya dah 2x lipat nih gaji kami..hehe…<br />
2.	Sebagai mahasiswa yg mendapatkan beasiswa, fasilitas apa yg kami dapatkan di UBD nantinya ? tempat tinggal, makan, komputer, printer, dsb misalnya.<br />
3.	Bagaimana iklim perkuliahan di sana ? bahasa pengantar kami dijelaskan dengan full in English dan hanya 1 tahun alias 2 semester kuliahnya. Apakah program ini sangat ketat nantinya ?</p>
<p>Demikian yang kami sampaikan. Mudah – mudahan dapat dibantu. Terimakasih sebelumnya</p>
<p>Wassalam, </p>
<p>Heri</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Ririn</title>
		<link>http://bloggerpurworejo.com/2010/01/perjalanan-darat-brunei-pontianak-naik-bus-damri/comment-page-1/#comment-30680</link>
		<dc:creator>Ririn</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Apr 2012 03:27:12 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://bloggerpurworejo.com/?p=1341#comment-30680</guid>
		<description>salam kenal, mau nanya, apakah selama perjalanan brunai-pontianak telp seluler tidak dapat dihubungi?
terima kasih...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>salam kenal, mau nanya, apakah selama perjalanan brunai-pontianak telp seluler tidak dapat dihubungi?<br />
terima kasih&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: widibintoro</title>
		<link>http://bloggerpurworejo.com/2010/01/perjalanan-darat-brunei-pontianak-naik-bus-damri/comment-page-1/#comment-30187</link>
		<dc:creator>widibintoro</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 21 Feb 2012 03:52:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://bloggerpurworejo.com/?p=1341#comment-30187</guid>
		<description>Salam kenal juga Mas Zakki, jawaban rinci sudah saya kirim via email Mas, jalan darat atau pakai pesawat yang promo bekisar Rp. 1,5 - 2 jutaan silahkan tinggal pilih yang mana. Nuwun</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Salam kenal juga Mas Zakki, jawaban rinci sudah saya kirim via email Mas, jalan darat atau pakai pesawat yang promo bekisar Rp. 1,5 &#8211; 2 jutaan silahkan tinggal pilih yang mana. Nuwun</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Zakki</title>
		<link>http://bloggerpurworejo.com/2010/01/perjalanan-darat-brunei-pontianak-naik-bus-damri/comment-page-1/#comment-29749</link>
		<dc:creator>Zakki</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 04 Feb 2012 03:24:26 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://bloggerpurworejo.com/?p=1341#comment-29749</guid>
		<description>Salam kenal, Mas. Saya Zakki, orang Purworejo juga. Sindurjan tepatnya. Kebetulan saya berencana pergi ke Brunei Bulan Juni 2012 nanti, bukan untuk kerja tapi mengunjungi teman di sana. Saya sudah mencari info tiket pesawat ke Brunei, tapi harganya &quot;ampuh tenan&quot;. Setelah membaca tulisan ini, saya jadi terpikir untuk memilih perjalanan darat saja dan kebetulan saya pun menyukai travelling. tulisan ini sangat membantu, tapi kalau boleh, saya juga minta tolong dijelaskan tentang perjalanan dari Indonesia ke Brunei plus rincian biayanya. Terimakasih atas bantuannya</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Salam kenal, Mas. Saya Zakki, orang Purworejo juga. Sindurjan tepatnya. Kebetulan saya berencana pergi ke Brunei Bulan Juni 2012 nanti, bukan untuk kerja tapi mengunjungi teman di sana. Saya sudah mencari info tiket pesawat ke Brunei, tapi harganya &#8220;ampuh tenan&#8221;. Setelah membaca tulisan ini, saya jadi terpikir untuk memilih perjalanan darat saja dan kebetulan saya pun menyukai travelling. tulisan ini sangat membantu, tapi kalau boleh, saya juga minta tolong dijelaskan tentang perjalanan dari Indonesia ke Brunei plus rincian biayanya. Terimakasih atas bantuannya</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: widibintoro</title>
		<link>http://bloggerpurworejo.com/2010/01/perjalanan-darat-brunei-pontianak-naik-bus-damri/comment-page-1/#comment-28125</link>
		<dc:creator>widibintoro</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 Dec 2011 08:20:53 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://bloggerpurworejo.com/?p=1341#comment-28125</guid>
		<description>Salam kenal juga Mas Toto, ma&#039;af Mas saya sudah tidak di sana lagi, tetapi sekarang cari kerjaan disana sudah susah, orang Brunei saja lulus sekolah masih harus berebut cari kerja. Mas Toto coba buka web KBRI di Brunei. Atau tanya saja ke Kedutaan Brunei di Jakarta. Biasanya kalau yang profesional via on line, tetapi kalau yang informal ya PJTKI cuma harus hati-hati agar tidak tertipu. Tks</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Salam kenal juga Mas Toto, ma&#8217;af Mas saya sudah tidak di sana lagi, tetapi sekarang cari kerjaan disana sudah susah, orang Brunei saja lulus sekolah masih harus berebut cari kerja. Mas Toto coba buka web KBRI di Brunei. Atau tanya saja ke Kedutaan Brunei di Jakarta. Biasanya kalau yang profesional via on line, tetapi kalau yang informal ya PJTKI cuma harus hati-hati agar tidak tertipu. Tks</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: toto</title>
		<link>http://bloggerpurworejo.com/2010/01/perjalanan-darat-brunei-pontianak-naik-bus-damri/comment-page-1/#comment-28067</link>
		<dc:creator>toto</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 Dec 2011 08:49:10 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://bloggerpurworejo.com/?p=1341#comment-28067</guid>
		<description>salam kenal mas, sy toto asal dari KalBar. mas bisa minta info pekerjaan sekarang yang ada, dan apa saja syarat2 kalau mau kerja ke brunai mohon infonya. terimakasih</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>salam kenal mas, sy toto asal dari KalBar. mas bisa minta info pekerjaan sekarang yang ada, dan apa saja syarat2 kalau mau kerja ke brunai mohon infonya. terimakasih</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: widibintoro</title>
		<link>http://bloggerpurworejo.com/2010/01/perjalanan-darat-brunei-pontianak-naik-bus-damri/comment-page-1/#comment-25031</link>
		<dc:creator>widibintoro</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Oct 2011 07:16:11 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://bloggerpurworejo.com/?p=1341#comment-25031</guid>
		<description>Terima Kasih Mas Handoko, semoga pembangunan Trans Kalimantan akan berlanjut hingga ke pedalaman. Saya berharap, kedepan juga menyentuh saudara kita di perbatasan, kasihan warga sendiri terpaksa harus hidup bergantung ke negara tetangga yang kenyataannya memang menyajikan prasarana lebih mudah, dekat, murah dan lengkap. Sementara untuk pergi kota negara mereka sendiri butuh biaya dan waktu yang tidak seimbang dengan hasil yang akan mereka terima. Sementara Mereka pejabat yang terhormat, dibayar dengan keringat rakyat hanya sebatas berteriak latah, manakala rakyat di perbatasan harus &quot;memilih ikut tetangga&quot; tanpa ada tindakan nyata. Plus berita di media dari yang cenderung memanas-manasi tanpa solusi (atau mungkin ada pesanan propaganda ?) sampai yang benar-benar memberi lampu kuning  kepada pemerintah agar lebih peduli dengan nasib warga perbatasan. Kalau tidak, teriakan NKRI Harga Mati hanya slogan omong kosong, kehidupan warga di perbatasan nasibnya setengah MATI, menjual hasil bumi ke negara tetangga menembus hutan belantara menghindari &quot;Oknum yang hanya memalak&quot; hasil keringat mereka&quot; sungguh ironis memang. Salam, WB.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Terima Kasih Mas Handoko, semoga pembangunan Trans Kalimantan akan berlanjut hingga ke pedalaman. Saya berharap, kedepan juga menyentuh saudara kita di perbatasan, kasihan warga sendiri terpaksa harus hidup bergantung ke negara tetangga yang kenyataannya memang menyajikan prasarana lebih mudah, dekat, murah dan lengkap. Sementara untuk pergi kota negara mereka sendiri butuh biaya dan waktu yang tidak seimbang dengan hasil yang akan mereka terima. Sementara Mereka pejabat yang terhormat, dibayar dengan keringat rakyat hanya sebatas berteriak latah, manakala rakyat di perbatasan harus &#8220;memilih ikut tetangga&#8221; tanpa ada tindakan nyata. Plus berita di media dari yang cenderung memanas-manasi tanpa solusi (atau mungkin ada pesanan propaganda ?) sampai yang benar-benar memberi lampu kuning  kepada pemerintah agar lebih peduli dengan nasib warga perbatasan. Kalau tidak, teriakan NKRI Harga Mati hanya slogan omong kosong, kehidupan warga di perbatasan nasibnya setengah MATI, menjual hasil bumi ke negara tetangga menembus hutan belantara menghindari &#8220;Oknum yang hanya memalak&#8221; hasil keringat mereka&#8221; sungguh ironis memang. Salam, WB.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Wahyu Handoko</title>
		<link>http://bloggerpurworejo.com/2010/01/perjalanan-darat-brunei-pontianak-naik-bus-damri/comment-page-1/#comment-25020</link>
		<dc:creator>Wahyu Handoko</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 17 Oct 2011 15:11:09 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://bloggerpurworejo.com/?p=1341#comment-25020</guid>
		<description>Saya baru melintas jalur ke Entikong di Oktober 2011 bisa dibaca http://wahyuhandoko.blogspot.com/2011/10/sepenggal-jalan-menuju-nol-kilometer-di.html</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya baru melintas jalur ke Entikong di Oktober 2011 bisa dibaca <a href="http://wahyuhandoko.blogspot.com/2011/10/sepenggal-jalan-menuju-nol-kilometer-di.html" rel="nofollow">http://wahyuhandoko.blogspot.com/2011/10/sepenggal-jalan-menuju-nol-kilometer-di.html</a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

