KUNJUNGAN YANG TIDAK TERDUGA

  13 - May - 2009 -   slamet wijadi -   10 Comments »

Tadi malam (Senin 11 Mei ) sekitar pukul 20.30, sewaktu saya sedang asyik main komputer, terdengar suara bel pintu rumah kami. Biasanya pada jam2 segitu, apalagi pada hari kerja, sudah jarang orang datang berkunjung, keadaan lingkungan tempat tinggal kami memang sudah sepi. Pembantu saya segera kedepan membukakan pintu dan kemudian menyampaikan bahwa ada tamu, namanya Pak Eko dari Balikpapan.

Agak kaget, saya keluar dan disitulah saya bertemu dengan Mas Eko yang hanya saya kenal lewat blogger dan e-mail. ” Pak saya datang untuk menyampaikan pesanan Bapak, kebetulan saya sedang tugas ke Jakarta, sekaligus ingin bersilaturahmi dengan Bapak”. Subhanallah, ini sungguh luar biasa. Berikut adalah kisahnya.

Sekitar setahun yl. adik kami yang bertugas di Bontang datang kerumah dengan membawa oleh2 berupa minyak gosok “Pahlawan” produksi sebuah Perusahaan Jamu di Samarinda. Seluruh keluarga besar mendapat oleh2 minyak gosok tsb. dengan pesan bahwa obat ini telah terbukti manjur untuk mengatasi berbagai macam keluhan sebagaimana biasanya yang dipromosikan oleh obat2 sejenis lainnya.
Kami terima dengan senang, namun belum terlalu yakin akan kasiatnya. Sampai datang “berbagai laporan” dari saudara2 pengguna obat ini yang menyatakan “kehebatan” obat ini. Dan akhirnya kami ikut mencoba dengan hasil yang cukup “mengherankan”, sehingga mau tidak mau kami harus percaya. Saya tidak akan bicara lebih lanjut tentang ini karena bukan maksud tulisan ini untuk mempromosikan obat.

Masalah yang kami hadapi adalah setelah persediaan obat ini menipis, sementara kami sudah terlanjur “fanatik”, dan adik sudah selesai tugas di Bontang, bagaimana untuk mengisi “stok” baru. Tidak mungkin menemui obat tsb di Jkt. karena memang tidak dipasarkan disini. Kami menghubungi Samarinda, apakah mungkin pesan langsung dan dikirim lewat titipan kilat, jawabannya adalah boleh, cuma harus pesan sedikitnya 100 lusin… lantas untuk apa sebanyak itu, namun jawaban tetap “tidak melayani” kurang dari itu. Belakangan kami tahu bahwa saudara kami juga menghubungi Samarinda dan mendapat jawaban yang sama.
Dalam keadaan “buntu” itu saya coba2 memanfaatkan jaringan blogger purworejo, karena saya tahu ada seorang blogger tinggal di Balikpapan, yaitu Sdr Eko Juli. Saya kirim e-mail dan saya terangkan masalahnya, apakah kiranya Mas Eko bisa bantu, namun saya tutup dengan kata2,” bila repot harap agar e-mail ini dianggap tidak ada”.

Sebulan telah berlalu tidak ada berita dan saya sudah melupakan hal itu, ketika tiba2 datang jawaban dari Mas Eko bahwa baru sempat membuka e-mail, dan menyatakan akan berusaha untuk membantu. Saya ucapkan terimakasih, namun juga tidak terlalu mengharap mengingat kesibukan2 Mas Eko.Saya pesan 4 lusin yang akan saya bagi2kan untuk keluarga besar, dan segera akan transfer dana ke rekening Mas Eko bila sudah tahu jumlahnya dan mohon dikirim ke alamat rumah saya.
Beberapa waktu tidak ada berita, sampai akhirnya tadi malam mas Eko tiba2 muncul di depan pintu rumah saya… “Pak ini pesanan Bapak hanya dapat 9 botol dari toko obat Balikpapan, sisanya menyusul lain kali”. Subhanallah, apa yang harus saya katakan kecuali kekaguman saya atas jerih payah mas Eko. Ketika saya tanyakan”berapa harganya” dijawab “ tidak usah Pak, minyaknya murah, tetapi usahanya mahal, namun itu telah terbayar karena saya telah bisa bersilaturahmi kemari”.

Sebuah ungkapan kata yang luar biasa indahnya. Saya setuju,karena mencarikan barangnya di Balikpapan, membawanya ke Jakarta, mengantarkan dari Kemayoran tempat dia menginap ke daerah Jakarta Selatan dengan naik bus disambung dengan ojek, mencari alamat di daerah yang belum dikenal diwaktu malam hari, ditambah di tengah gerimis rintik2, bukanlah usaha yang sederhana. Sungguh “sangat mahal”.
Setelah bersilaturahmi hampir satu jam mas Eko pamit dan dengan menumpang ojek yang sementara ini menunggu, meluncur dalam kegelapan malam menuju terminal bus Lebakbulus untuk kembali menumpang bus jurusan Kemayoran, semoga masih ada… . Setelah kepulangan Mas Eko ini saya mengucap syukur kepada Allah Swt. bahwa saya telah bertemu dengan seseorang yang baik.

Melalui tulisan ini saya dan isteri ingin mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya atas kunjungan mas Eko beserta segala jerih payahnya untuk memenuhi “pesanan” saya, semoga budi-baik mas Eko mendapat balasan yang setimpal dari Allah Swt, selamat kembali ke Balikpapan, semoga sukses dalam bertugas, salam kami untuk seluruh keluarga.
Slamet Wijadi

Category: blog, Tags: | posted by:slamet wijadi


10 Responses to “KUNJUNGAN YANG TIDAK TERDUGA”

  1. Ha…. ha… ha pak Wik…. ada cerita yg off the record rupanya. Itu saya lihat bungkusan yg di bawa mas eko pulang .. yg jelas bukan bom kan?
    Lain kali saya pengin sowan juga deh, rupanya pak Wik daleme selalu terbuka untuk utamanya blogger pwr atau siapa saja… asal dengan maksud yg baik tentunya…
    wass.

  2. Mas Bilung, maturnuwun tanggapannya. Dengan senang hati akan saya sambut kedatangan Mas Bilung,ngajak sekaligus mbah Suro nanti kita bisa bicara “ngelmu- tuwo”… , sambil “macit” jajanan ndeso. Rumah kami terbuka bagi siapa saja, apalagi untuk blogger purworejo yang semuanya tentu bermaksud baik, salam blogger, sw.

  3. eko says:

    waduh… ternyata sudah di posting di sini pak wik. jadi malu saya. lha wong “cuma” nganter minyak gosok aja kok ya di posting.
    alhamdulillah sudah bisa sowan di rumah pak wik, walaupun cuma sak sruputan. Sebenarnya pengen ngobrol lama-lama, tapi apa daya jarum jam muter terus…. insya Allah, lain kali kalau masih boleh sowan, saya mampir lagi.
    Katur salam dari istri dan keluarga, semoga pak wik dan keluarga keparingan sehat….

    ps: terimakasih untuk minyak “pahlawan”, saya percaya minyak ini “sakti”, buktinya saya bisa ketemu sesepuh purworejo, hanya dengan sekali gosok… ehh bahkan saya belum menggosok… ck ck ck.. sakti memang minyak ini…
    om admin, boleh minta ke pabriknya untuk bayar iklannya disini… wekekek

  4. Pak Slamet,
    Berarti pepatah ada tamu ada rejeki betul dong ya? ikut senang mendengarnya siapa tau kebagian walaupun cuma beberapa tetes hehehehe. Memang kalo sdh fanatik itu susah cari gantinya. Ada yg sakit flu kalo ga minum obat tertentu (padahal bisa dibeli di warung) gak sembuh walaupun dokter dan kasih resept yg lebih ampuh. Selamat menikmati obat gosoknya pahlawan semoga tetap bugar. Info saya sdh pasang speede di UK jadi bisa komunikasi kpn dan dimana saja. Salam.

  5. Mas Eko, memang “cuma” nganter minyak gosok, tetapi kan tidak sembarang minyak, usaha nganternya itu lho yang mahal, jarang orang yang mau begitu, makanya “pantas” untuk dijadikan cerita.
    Sayangnya kami tidak bisa “nyuguh” tamu jauh yang baik hati, habis mendadak… Mas Eko welcome untuk datang setiap saat, tidak usah bawa minyak lagi, sebab yang itu saja belum saya bayar…jadinya saya masih utang.
    Tidak usah kawatir dituduh “iklan” la wong pabriknya saja “aras2en” jual, buktinya nggak mau kirim,kecuali jumlah yang tidak mekakat…
    Salam, semoga bahagia bersama keuarga, sw.

  6. Mbak Aries, saya setuju “ada tamu ada rejeki” asal bukan “tamu yang nggak diundang” kalau ini sangat merugikan, tul nggak. Tidak usah “beberapa tetes”, satu dua botol saya sediakan, kan saya masih utang minyak gosok dari mbak Aries, “throwpain” yang juga mujarab itu,katanya kalau mau beli di Semarang. Edan, cuma minyak gosok saja kok angel temen.
    Selamat dengan speede-nya, skr tidak usah tunggu mudik lagi, jadi komunikasi makin lancar, salam untuk mas Djoko yang telah memberikan kemudahan, sw.

  7. Anston says:

    assalamuallaikum…..

    Wah tambah rame komunitas blogger purworejo.
    tumut nepangaken kulo lare saking BRUNO.

    Kapan nech ada rencana jumpa darat blogger purworejo yang di rantau.
    Kalo ada kesempatan kabar-kabari yo…

    Wassalam………

  8. Senang mas Anston sudah nggabung, mari kita bikin blogger kita tambah gayeng bagi komunitas purworejo di perantauan,syukur kalau bisa dijadikan ajang untuk saling membantu dalam hal2 yang bisa dilakukan, sekaligus nambah paseduluran, contohnya hubungan saya dgn mas Eko.
    Tahun ’46 (waktu di SMP) saya pernah diajak teman saya berkunjung ke rumahnya di Bruno jalan kaki dari pwr, namanya mas Warsono, ayahnya Mantri Kehutanan di Bruno, saya nginap di rumah-dinas kehutanan yang terletak ditepi jalan selama 2 malam diajak jalan2 sekitar Bruno. Sejak pindah dari pwr sudah kehilangan jejak.
    Setuju untuk jumpa darat, silahkan di organisir,salam, sw.

  9. Anston says:

    Temima kasih banget, Pak Slamet.
    Klo boleh tau pak slamet sekarang posisi di daerah mana?
    Ayo bareng2 warga purworejo bersatu galang tali persaudaraan kita.
    Di tunggu info selanjutnya.
    Contact mee : anstonbruno@yahoo.com
    ID YM : anstonbruno

  10. Mas Anston, kalau ingin menghubungi saya silahkan telpun, nomernya saya info-kan via e-mail,salam,sw.

Komentar dengan Facebook

Leave a Comment

 

Related Post

Cerita sang mantan penjual Baso

21 - Jan - 2014 | slamet_darmaji | 2 Comments »

Awas Nyamuk Demam Berdarah

26 - Jun - 2013 | Adi Degreen | 4 Comments »

Salam Untuk Semua

13 - Dec - 2008 | oetoet | 1 Comment »

KARENA CUMA BERDUA

10 - Sep - 2009 | massito | 5 Comments »

Touch Story ( True Story )

11 - May - 2010 | sugeng Ikasapala | 2 Comments »

© copyleft - 2009 by Blogger Purworejo
Theme by: azimat.net