mengenai usulan Kaos Blogger Purworejo
Ada usulan mengenai kaos Blogger Purworejo. Sebagai admin saya setuju saja. sebenarnya sejak lama saya juga memikirkan untuk buat kaos, namun terkendala waktu dan tenaga. Pada kesempatan ini, saya sampaikan kepada para member dan pengunjung tentang formulasinya.
Slogan “Purworejo Berirama” Kurang Inspiratif
Slogan “Purworejo Berirama” Kurang Inspiratif
Kita semua tahu, kota kelahiran kita bernama Purworejo memiliki slogan Purworejo Berirama, yang artinya bersih, indah, rapi, aman, dan nyaman. Meski saya setuju artinya, tetapi menurut saya akronim BERIRAMA kurang bergairah atau kurang memberikan semangat untuk lebih maju, lebih baik dan lebih dari apa yang sudah didapatkan. Kata BERIRAMA tidak memberikan sugesti yang positif. Dari sisi rasa, kata BERIRAMA kurang enak, kurang greget dan kurang inspiratif. Apa sih yang diharapkan dari kata BERIRAMA. Mungkin kita bisa diharapkan membayangkan sebuah lagu, sebuah alunan, atau seseorang yang sedang berdendang. Inikah yang dicita-citakakan petinggi Purworejo dengan menyematkan istilah Berirama?
29 April 2009, Under: blog — masdodi @ 8:05 pm , Comments (31)
Diusulkan bangun PLTB di Purworejo
Sepanjang garis pantai selatan Kota Purworejo, Jawa Tengah diusulkan menjadi pusat PLTB (Pembangkit Listrik Tenaga Bayu –Kincir Angin–). Usulan ini disampaikan H.M. Fatchan, direktur utama PT Cerah Sempurna, Semarang. ?Kami sudah mengajukan proposal Purworejo Windfarm Project dengan dilengkapi hasil observasi dan penelitian dengan tenaga ahli dari Jerman? kata Fatchan kepada Toni Sarwoko dari IEW (IndonesiaEnergyWatch) di Jakarta, Selasa (15/7).
22 April 2009, Under: berita — eko_juli @ 1:54 pm , Comments (9)
Jumpa Setelah 70 Tahun Pisah

Perjumpaan dgn teman di "ongko-loro"
Sewaktu saya melayat mbakyu saya yang wafat di desa Susuk bulan Juli tahun lalu, saya mendekati seseorang yang cukup sepuh yang duduk di antara tamu para pelayat. Pada waktu bersalaman, dia menegor saya, “masa lupa sama saya; saya Sukamto teman sekelas di ‘Ongko Loro’ Wunut”. Masya Allah, itu sudah berlalu hampir 70 tahun yang lalu. Jadi kalau “lupa” ya dapat dimaklumi.
19 April 2009, Under: Nostalgia, cerita — slamet wijadi @ 8:43 pm , Comments (56)
Wisata Purworejo, Curug Silangit Curug 3 Tingkat
Beberapa daerah di Purworejo memiliki aset wisata yang potensial untuk dikembangkan. Salah satu obyek potensial yang belum tergali adalah Curug Silangit yang terdapat di daerah Kaligesing tepatnya di dusun Jeketro desa Kaligono.
18 April 2009, Under: potensi, wisata — budiqof @ 10:10 pm , Comments (6)
Management Stress
Manajemen Stress ala Steven Covey. Pada saat memberikan kuliah tentang Manajemen Stress, Steven Covey mengangkat segelas air dan bertanya kepada para siswanya: “Seberapa berat menurut anda kira segelas air ini?”
17 April 2009, Under: blog — sugeng Ikasapala @ 11:51 pm , Comments (4)
Slamet Tergolek Tak Berdaya Butuh Bantuan
Slamet Waluyo yang masih berusia 4 tahun, hanya bisa berbaring. Dia tergolek tak berdaya ditempat tidur yang beralaskan tikar. Slamet demikian nama panggilannya, tak pernah bisa bergembira dan bermain seperti anak-anak pada umumnya. Anak yang lahir dari pasangan Karsimin (47) dan Ponidah (40) ini, menderita sejak umur 27 hari. Dalam usia yang belum genap sebulan itu, Slamet mengalami kejang-kejang sampai tidak bisa tumbuh normal. Sebab badannya lemas, nafasnya susah seperti banyak lendir, tidak bisa berbicara, dan pertumbuhan badannya sangat kurang. Makanan kesehariannya yang bisa ditelan hanya bubur nasi dan minum. Untuk makan dan minum pun harus ekstra hati-hati, karena mudah tersedak.
15 April 2009, Under: berita, cerita — eko_juli @ 1:12 pm , Comments (10)
Kejutan Yang Menyenangkan
Hampir setiap pagi saya menjalani rutinitas yang sama, dimulai bangun jam 4.00 membersihkan badan dan sholat subuh sampai jam 5.00, senam pemanasan dan berangkat olah raga jalan pagi bersama beberapa teman seusia dari lingkungan tempat tinggal yang sama. Mereka mantan-mantan pejabat penting pada jamannya, ada mantan Sekjen Dept, Direktur BUMN, Dokter, Kontraktor kakap dll, namun sekarang sudah membuang semua atributnya dan kembali menjadi “orang biasa” yang hanya mendambakan kesehatan dan perkawanan di usia senja dengan “sharing” pengalaman hidup, cerita/komentar tentang keadaan sehari-hari dan hal-hal menarik lainnya disertai gelak ketawa yang berderai–derai di suasana alam pagi hari yang masih sepi. Mereka ingin mensyukuri berkah yang di berikan oleh Allah Swt sehingga dalam umur yang lanjut itu masih bisa menikmati kehidupan dan kesehatan.
12 April 2009, Under: cerita — slamet wijadi @ 6:42 pm , Comments (8)





Loading...