Piye Kabare Purworejo???

  23 - Jan - 2009 -   lentera-ijo -   14 Comments »

Pas aku mau ke Muara Angke, Jakarta utara, dinas kantor ke kapulauan seribu, pake taksi Express. ngobrol karo sopire, jebule wong Gombong, tak jawab aku wong Purworejo, tahu tidak apa pendapate soal Purworejo? Jarene Purworejo kota yang paling tidak berkembang. Timbangane  nesu, aku njur instropeksi. jan tenan yo. sampai saat ini Puworejo ga punya pusat perbelanjaan. biyen aku ngajak temenku ke Plaza Purworejo ( sing nang cedhak brengkelan ) koncoku kaget, plaza koq ngene tho, iki mah cuma ruko, dudu plaza. Isin aku. Jane menurutku kemajuan indikasi maju nggaknya daerah ga cuma dari fisik dan infrastruktur,bisa dari peningkatan SDM, dari PAD dll, tapi diakui pa ga ya jadi salah satu indikasi. mbiyen jare prapatan plaosan, cedak Universitas Muhammadiyah mau dibikin plaza, tapi ga jadi ya?

Dibandingkan karo wonosobo, tegal, brebes, pemalang,pekalongan, dll emang jauh ya?? Mungkin karena mereka dijalur nasional, jalur pantura yang dilewati pemudik ke wilayah jawa timur,dan jawa tengah ya? lewat purworejone cuma kutoarjo kalo naik sepur, paling dalem lewat samping STM negeri kalo naik bis dan angkutan lainya.

PAD nya purworejo seko ndi wae ya, selain dari PBB? kompleks industri tidak ada, PT cuma Muhammadiyah, STITNU, poltek Sawunggalih Aji.

wanto_podjo@yahoo.com

Category: berita, Tags: | posted by:lentera-ijo


14 Responses to “Piye Kabare Purworejo???”

  1. Tutut says:

    Mergone yo koyo sampeyan kuwi ..? Dah pinter, sekolah wus lulus banjur nigalake ndeso meyang kuto sing nang ndeso gari mbah troso lan wong tuo-tuo sing mudo podo nang kuto he….Tapi gak usah isin pacen koyo gono anane sing pinter do ra gelem bangun deso thoooo

  2. trie says:

    jan-jane ya gak gitu banget sich,ndelok jalan daendels juga wis bagus tur lebar.yen pusat belanja yaa…bukan indikasi wis maju apa durung , cuman konsumtif apa ora masyarakate.

  3. Dodi says:

    Bagaimana mau maju, wong 25% penduduk Purworejo tidak dapat menyekolahkan anaknya serta dalam seminggu belum tentu ketemu daging/telur untuk di makan, sementara 18% lagi hanya bisa makan 1 kali sehari dan tak mampu berobat kalau sakit.

    Jika Purworejo (yang di pulau Jawa) dijadikan sampel untuk seluruh penduduk Indonesia yang berjumlah 220 juta jiwa, maka 54 juta penduduk tak mampu menyekolahkan anaknya dan 38 juta hanya bisa makan 1 kali sehari.

    Oleh karena itu, pemberian beras raskin hanya mampu menjangkau 8,6 juta penduduk, sedang 30 juta lainnya tetap kelaparan.

    Di sisi lain diberitakan, gaji anggota DPR sebentar lagi naik jadi 40 juta sebulan, gaji Dirut Pertamina Rp 150 juta (bisa beli rumah tiap bulan), gaji Direktur Bank BUMN 250 juta/bulan.

    Nabi Muhammad mengatakan, bukanlah mukmin kalau
    seseorang tidur dengan perut kenyang, sementara
    tetangganya kelaparan. Apakah banyak di antara kita yang tidak beriman?

    Lalu, apa hebatnya menjadi pejabat asal Purworejo?

    http://www.kedaulatan-rakyat.com/article.php?sid=10720
    Thursday, 17 March 2005,

  4. cah kta says:

    kapan purworejo maju
    lo maju w balik lagi

  5. agung says:

    kudune para pejabat terkait kudu lebih agresif merangsang investor supaya mau menanammodal nang pordjo. secara aku pribadi ada keinginan besar mulih kampung.tapi setelah bisa mempersiapkan untuk hari tua ne lan minimal apa yg aku cita – citakan tercapai dulu, iku modal besar untuk mengembangkan potensi purworejo di mata indonesia khususnya dan dunia kalau mampu.potensi seko pordjo kui okeh tapi durung diolah dengan baik.nek saiki durung ono modal besar nggo mbangun usaha nang kampung,tapi mulih, iso – iso malah kembali ke asal.
    alias marantau maneh.

    iku menurut aku lho.

    setiap ono pertemuan komunitas pordjo, sering tak lontarkan, piye carane memperkenalkan product – product seko purworejo ke masyarakat indonesia.

    tapi durung terlaksana, masih wacana .
    semoga kedepan bisa terlaksana iki.

    Tks,

    Agung

    • Srikandi_uedhan says:

      Yen artine MAJU = ono plaza, ono mall, ono itc NAMUNG pasare baledono mati utowo ra payu, mendingan ga usah mas, mesake simbokku sing nang pasar, ga usah isin mas, gek ono kok sing tetep biso dibanggaake

      • wanto says:

        bener mas, ( po mbak yo )saiki aku malah miris delok nang kene, saben 500 meter pasti ono indomaret/ alfamaret, nek ono warung nang sekitar kono pasti delok neh bangkrut, njur tutup. pdhal jane pasti ono peraturan, radius brp km br boleh ada minimarket, atau minimarket ga boleh masuk kampung. tp peraturan emg gampang diatur, asal regone cocok. birokrasi …………..oh , kasihan .

  6. 268078 says:

    268078 beers on the wall.

  7. 3875189 says:

    3875189 beers on the wall.

  8. Good work, I enjoyed Piye Kabare Purworejo??? | Blogger Purworejo. It was good. View my blog sometime, it all about Winter Springs, FL Real Estate.

  9. pawiro rodji says:

    Barangkali perlu tidak perlu memberikan komentar bahwa penduduk purworejo itu 25 % miskin tetapi diperlukan koordinasi dan inventarisasi putera asli purworejo yang telah sukses di berbagai bidang , banyak kok putra putri ppwr yang menjadi pegawai negeri maupun swasta dijakarta yang sukses bahkan sampai menduduki jabatan ” salah contoh putera asli wong ndeso jadi kapolres di papua, Kepala sekolah, Manajer, pejabat eselon di kementerian itu baru satu desa? bagaimana dengan desa lain ……?

  10. Purworejo tetap bisa maju jika yang sudah makmur di rantau mau berbagi usaha atau support usaha usaha pengembangan ekonomi kerakyatan masyarakat purworejo, lebih dari sekedar berbagi pendapatan seperti di wonogiri. berbagilah ilmu ilmu usaha pada masyarakat purworejo, agar bisa semakin berkembang dan meningkatkan pendapatan masyarakat ekonomi lemah.
    tolok ukur kemajuan ekonomi purworejo memang bukan dari megahnya bangunan bangunan konsumtif seperti mall dsb, tetapi dari penyerapan regional dan nasional terhadap hasil produksi rakyat purworejo

  11. Purworejo,Kab/kota yang sepi,suram dan membosankan,jauh tertinggal dengan kabupaten lain,mutu dan kualitas SDM rendah,mutu dan kualitas pendidikan rendah,orang2nya sangat kurang pergaulan(kuper),tata kota yang semrawut,kotor,kumuh,orang2nya pemalas,pasif dan tidak kreatif,banyak jalan rusak,tidak ada daya tarik dan keistimewaan,sarana dan prasarana yang tidak lengkap,kota tdk bersahabat utk org2 dalam hal hal perekonomian,pembangunan masih jalan di tempat,Kalo buat usaha pwr sulit,pejabat daerahnya senenge santai wong memang kota santai,tempat org2 yang sudah tidak produktif lagi, Purworejo yang namanya hiburan itu jarang,jauh tertinggal dengan kabupaten lain seperti tetangga sendiri yaitu Kebumen apalagi Magelang,pengelolaan dan penataan lingkungan(sampah) buruk.
    Hasil penilaian Adipura tahun 2011 menjadi lensa untuk melihat bagaimana buruknya Kabupaten Purworejo dalam menata lingkungannya. Dari 35 kabupaten/kota yang ada di Jawa Tengah, Kabupaten Purworejo menempati posisi ke 31. Bahkan dibandingkan dengan kota Muntilan Kabupaten Magelang yang baru saja dihempas bencana Gunung Merapi, Kota Purworejo saja masih kalah. Dari penilaian tahun 2011, posisi Kota Muntilan masih lebih baik dibandingkan Kabupaten Purworejo.pendapatan daerah kecil, jalanan banyak yang berlubang dan rusak.

  12. Infrastruktur Kabupaten Purworejo masih tertinggal dibandingkan daerah lain di Jawa Tengah. Kondisi itu menyebabkan perekonomian sulit berkembang karena masyarakat kesulitan menjangkau sumber daya alam atau pasar. Sejumlah warga mengeluhkan hal itu kepada Drs Rukma Setyabudi MM, Plt Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah, saat dihubungi KRjogja.com, Kamis (29/11).

    Menurut Rukma, persoalan infrastruktur tidak hanya dialami oleh masyarakat Purworejo. Padahal masyarakat akan maju
    sendiri jika infrastruktur terbangun maksimal. “Memang ada di mana-mana, namun saya nilai Purworejo memang tertinggal infrastrukturnya, bahkan dari 35 kabupaten/kota di Provinsi Jawa Tengah, Purworejo adalah kabupaten yang paling tertinggal” kata politisi DPD I Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Jawa Tengah itu.

    Rukma mencontohkan, masih kurang lebih 37 persen panjang jalan milik Kabupaten Purworejo dalam kondisi rusak pada akhir tahun 2012. Ruas tersebut masih belum termasuk jalandesa penghubung antarkampung atau ke lahan pertanian.

    Dikatakan, persoalan itu menjadi salah satu fokus perjuangan partainya di DPRD provinsi maupun 35 kabupaten/kota seluruh Jawa Tengah. Pihaknya mengimbau masyarakat untuk mengusulkan proposal untuk mengakses dana pembangunan yang dikucurkan pemerintah. Fokus pembangunan infrastruktur juga akan menjadi visi dari calon gubernur yang nantinya akan diusung PDIP.

Komentar dengan Facebook

Leave a Comment

 

© copyleft - 2009 by Blogger Purworejo
Theme by: azimat.net