Dua Sungai Meluap, Purworejo Kebanjiran
24th November 2008 | By: cahmbegelen
Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Purworejo sepanjang Jumat (21/11) malam hingga Sabtu (22/11) pagi mengakibatkan dua sungai, yaitu Sungai Bogowonto dan Sungai Dulang meluap. Luapan air mengakibatkan sedikitnya delapan desa terkena banjir.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun kerugian material diperkirakan mencapai jutaan rupiah. Pasalnya, puluhan hektare sawah terendam. Sebagian sudah ditanami benih padi umur satu minggu. Sebagian yang lain terdapat padi dan jagung yang hanya tinggal beberapa hari lagi dipanen.
Luapan air dari Sungai Dulang menggenangi tujuh desa di Kecamatan Bayan. Yaitu Batoh, Dewi, Tanjungrejo, Besole, Bayan, Pogongkalangan, dan Krandegan. Dua dusun di Desa Bayan, yaitu Dusun Sabrang dan Gorekan bahkan sempat terisolir beberapa jam karena akses utama jalan menuju dua dusun tersebut sempat terendam air hingga 1 meter.
Sedikitnya
Sutras (43), salah satu warga Dusun Sabrang RT 03/RW 02, Desa Bayan mengungkapkan, air mulai masuk ke perkampungan warga sekitar pukul 03.30. “Awalnya hanya setinggi mata kaki, tapi lama-lama sampai lutut,” katanya.
Dia mengatakan, warga tidak kaget kedatangan banjir. Sebab dua dusun itu memang sudah menjadi langganan banjir setiap Sungai Dulang meluap. “Semalam
Lahan persawahan di kedua dusun tersebut seperti lautan.
Anak-anak di kedua dusun itu tidak berangkat sekolah karena terjebak tidak bisa keluar kampung. Akhirnya mereka memilih bermain air di sekitar pekarangan rumah. Luapan air juga membanjiri sejumlah desa yang berada di sebelah selatan jalan raya Purworejo-Kutoarjo. Antara lain Desa Batoh, Besole, Tanjungrejo, Dewi, Pogongkalangan, dan Krandegan.
Akses jalan masuk ke Desa Besole, Dewi, dan Batoh juga sempat terputus karena terendam air. Untuk masuk ke tiga desa itu harus memutar melalui desa-desa di sekelilingnya yang tidak terkena air.
Aktifitas warga juga sempat terganggu karena banjir di desa-desa tersebut bersamaan dengan dimulainya kegiatan, baik ke sawah, kantor, maupun ke sekolah. Hektaran sawah terendam air, sebagian terdapat tanaman padi dan jagung siap panen dan sebagian lagi baru saja ditanami benih padi. “Di Desa Krandegan ada sejumlah padi yang sudah mau dipanen hari ini. Demikian juga di Desa Pogongkalangan,” ungkap Kasi Trantibmas Kecamatan Bayan, Moehardjono.
Slamet Riyadi (25) dan Bagus Saputro (19), warga Batohrejo mengatakan, biasanya air mulai surut dua jam setelah banjir. “Tapi kali ini kok cukup lama. Mungkin hujan di hulu sungai sangat deras semalam,” ujarnya saat ditemui pukul 11.00.
Ekowati (33), warga Batohdaleman mengatakan, biasanya anaknya berangkat sekolah sendiri. Tapi karena ada banjir, dia khawatir sehingga mengantarkannya ke sekolah dan menungguinya sampai pulang. “Jalan yang dilalui tergenang air,” katanya.
Sementara untuk luapan Sungai Bogowonto mengakibatkan belasan rumah penduduk yang ada di Desa Bugel, Kecamatan Bagelen juga terendam air. Rumah-rumah yang terendam itu berada di RT 03/RW 03 yang berada tepat di bantaran Sungai Bogowonto.
Saat pertama kali banjir datang, ketinggian air di jalanan lebih dari satu meter. Hektaran lahan persawahan yang baru saja ditanami bibit padi juga tak luput dari rendaman air. Poniman (70) warga sekitar mengatakan, wilayah Desa Bugel yang berada di bantaran Sungai Bogowonto memang menjadi langganan banjir. “Tapi tidak lama, maksimal tiga jam air sudah surut,” katanya.
Sumber suaramerdeka.com
Tweet
Home| Category: Uncategorized | Trackback URI
Tulisan sesudahnya: Bersekolah Tanpa Beli Buku »
12 Responses to “Dua Sungai Meluap, Purworejo Kebanjiran”
-





Mengapa banjir?
Sebab kapasitas kali lebih kecil dari air yang ditampung…
Mengapa begitu?
Bisa jadi lebar dan kedalaman kali berkurang…
Bisa juga karena air yang harus ditampung bertambah banyak dari biasanya…
[Reply]
wah jadi komen yang pertamax di postingan ini
juga komen pertamax setelah migrasi ke WP
alhamdulillah tempatku ga kebanjiran, coz tanggul wis didhuwurke
[Reply]
Saya ikut prihatin atas terjadinya banjir di daerah Purworejo,semoga warga yang tertimpa mendapat kesabaran dan bagi kita semua diharapkan peduli terhadap sesama
[Reply]
WAKTU ITU BENAR AKU MENGALAMINYA,MAU BERANGKAT SEKOLAH LEWAT BATOH AIRNYA SEDADA.AKHIRNYA AKU PULANG AMBIL SESER CARI LELE………..
UNTUK YANG KENAL AKU BISA HUB DI NOMOR 021 95 21 51 61 ALUMNI SMK N1 PURWOREJO TH 2002
[Reply]
[...] 24 November 2008 — Dua Sungai Meluap, Purworejo Kebanjiran (4) [...]
This is your best topic yet!
http://tertillbux.blogspot.com
[Reply]
You realize so much its virtually laborious to argue with you (not that I actually would need…HaHa).
http://www.hostgator.asia
[Reply]
Great post, truly!
http://www.friendzcorner.net
[Reply]
This is your best writing yet!
http://example.com/
[Reply]
This is your best topic yet!
http://healthnutrition-ance.blogspot.com
[Reply]
This is your best writing yet!
http://en.wikipedia.org/
[Reply]
Interesting post if i do say so myself!.your best one yet!,If im being honest!
http://www.coleman-tents.org
[Reply]