Pantai Jatimalang Andalan Wisata Purworejo
25th July 2008 | By: gusboret
Pantai Jatimalang yang terletak di Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Purworejo, Jateng dan memiliki keindahan alam pantai dipadu dengan asrinya alam pegunungan dijadikan andalan objek wisata bagi kabupaten itu. Jalan menuju lokasi objek wisata ini cukup baik dan lebar serta beraspal sehingga memudahkan wisatawan untuk bersantai sambil menikmati indah, elok dan asrinya pemandangan alam pantai dan pegunungan di lokasi tersebut. lokasi objek wisata ini sekitar 18 km selatan kota Purworejo dengan luas areal sekitar 200 hektare.
Di sekitar pinggiran pantai ini telah dibangun gazebo oleh Pemkab Purworejo untuk tempat beristirahat para wisatawan yang mengjungi lokasi ini. Selain pemandangan alam pantainya indah, katanya, di objek wisata ini terdapat tambak udang galah dan Sungai Lereng yang bisa dimanfaatkan untuk berperahu lokal wisatawan.
“Kemudahan akses jalan beraspal hingga ke tepi pantai yang menyebabkan banyak wisatawan lokal mengunjungi objek wisata ini bagi bersantai ria bersama keluarga. Selain Pantai Jatimalang, objek wisata andalan Kabupaten Purworejo adalah Curug Muncar sekitar 45 km barat laut pusat kota Purworejo dan Goa Seplawan di Desa Donorejo, Kecamatan Kaligesing.
“Curug Muncar atau air terjun ini memiliki ketinggian sekitar 900 m. Bagi wisatawan yang ingin berkunjung ke objek wisata ini harus sehat benar, sebab, jalan menuju ke lokasi tersebut menanjak cukup tinggi,
Tweet
Home| Category: wisata | Trackback URI
4 Responses to “Pantai Jatimalang Andalan Wisata Purworejo”
-





Ini merupakan modal dasar yang sangat menguntungkan bagi masyarakat Purworejo, sekarang tinggal bagaimana mengelelola, dan memasarkan sehingga dapat menjadi daya bagi para wisatawan baik lokal maupun nasional.
Sukses
[Reply]
Aktifkan NSP kutho Purworejo dan download lagu2nya.
[Reply]
Panti Jatimalang tiket masuknya cukup murah Rp.1.000,-/ orang, roda 4 Rp. 3.000,- yang disayangkan minimnya petunjuk arah, saya sempat tanya beberapa kali untuk sampai disana.
[Reply]
Aku kelahiran Mbregkelan Purworejo dekat Stasion KA atau Gudang Garam, Saat aku lulus SD rumahku pindah ke sebuah desa pinggiran kota Purworejo, tepatnya nama desanya Kedung Ngerong yaitu desa dibawah kelurahan Pangenrejo. Mungkin desa ini ga begitu dikenal karena desa ini letaknya tidak tidak biasa dilalui banyak orang alias jalannya buntu sampai desa ini yang dikelilingi sungai Bogowonto dan Ibu Sungai Boro. dan dengan penduduk yang tidak begitu banyak, kira2 hanya ada 10 rumah saja didesa itu. Sesuai namanya Kedung Ngerong kalau kita mau kesana kita harus menuruni jalan dari depan SD Pangenrejo melalui sebuah Jembatan Permanent Beton yang baru dibangun th 1968 saat aku baru tinggal didesa ini. Aku tinggal didesa ini hanya 3 th karena setelah lulus SMP negri 2 Purworejo th 1970 aku pindah ke Jakarta. Aku sangat kagum terhadap penduduk desa ini karena aku lihat semua rumah yang dibangun menghadap ke Selatan dimana tidak menyesuaikan akses jalan bahkan kebanyakan jalan rumah kerumah terlihat hanya jalan setapak dari arah belakang samping rumah. Aku sendiri tidak tahu mengapa rumah2 didesa Kedung Ngerong ini dibuat begitu. Yang unik dari desa ini yaitu kesegala kalau kita jalan kesegala penjuru pasti menemui Sungai, karena desa ini dilingkari sungai Bogowonto dan Ibu Sungai Boro.Jadi seperti delta saja layaknya.Aku tinggal disitu numpang dirumah bekas tukang kebun ayahku jaman dulu, karena rumah yang aku tempati di mbrengkelan itu rumah sewa yang harus ditinggalkan karena rumahnya dijual oleh yang empunya. Jadi aku tidak punya rumah dan numpang sementara di desa Kedung Ngerong ini.
[Reply]