Bebek dan Banyak

  24 - Apr - 2008 -   meds -   4 Comments »

Bagi masyarakat Purworejo kedua binatang ini sering sekali dijumpai dalam kehidupan sehari-hari. Mereka memeliharanya sebagai natang piaraan walau berbeda fungsi. “Banyak” sering dimanfaatkan suaranya untuk peronda rumah karena dia tidak kenal siang ataupun malam jika ada sesuatu yang mengganggu dia akan berteriak. Apalagi kalau ada maling dia tidak peduli walau simaling sudah meletakkan jari telunjuk kedepan mulutnya tetap saja binatang ini berteriak2. Maklum dia binatang yg tak tahu sopan santun bisa2 malah nyosor atau nyeruduk dengan moncongnya.

‘Banyak’ adalah binatang yang setia, jika pasangannya sedang mengerami telur maka sijantan akan menungguinya dan bertanggung jawab jika tiba2 musuh datang mengganggu dia akan melawannya. Mereka mengasuh anak-anaknya sampai besar dan hidup berkelompok. Umurnya cukup panjang bisa belasan tahun, hobbynya makan dan sering buang air besar alias ‘nelek’ di mana-mana (dasar tidak sopan).

“Bebek” lain lagi ceritanya. Ini binatang yang cuwek kerjaannya kawin dan bertelor, urusan anak diserahkan hewan lain gak jantan gak betinanya cuwek bebek terhadap anak2nya yang penting kawin, nelor, makan banyak, dah selesai tugasnya. Kalau berjalan suka beriringan tidak tahu hendak dibawa kemana pokoknya ngikut saaja…

Dari kedua binatang tadi muncullah ‘dua istilah’ yang mirip artinya tetapi beda rasa.

Istilah itu yang pertama ialah “mbanyak’i” sedang yang kedua “mbebek’i”. Tidak ada nama binatang lain yang pernah diberi ahiran “i” seperti itu. Memang ada satu lagi namun mempunyai arti yg jauh berbeda dan mungkin andapun pernah dengar kata ”ngadal’i” alias menipu atau membodohi orang lain.

Nah untuk kedua istilah tadi, “mBebek’i dan mBanyak’i” mungkin anda bisa menjelaskan maknanya dengan gamblang, juga sekiranya anda tahu bahasa inggrisnya, silahkan menuliskankan didalam kolom komen. He he…… yang pasti penjelasan anda itu akan melengkapi kekurangan kamus wikipedia.

Saya tunggu……………..?

Kiriman dr. Indro Saswanto

Category: lain2, Tags: | posted by:meds


4 Responses to “Bebek dan Banyak”

  1. buyungupik says:

    membebeki itu artine kawin sembarangan trus meninggalkan tanggung jawab gt yah?? bener ga si?huehehe jadinya tukang poligami doonk, ha3. o ya mas blog nya rapi nih, kalo ada waktu boleh mampir kasih komen tentang blog antiteori ku. salam.

  2. masamru says:

    Masak sih bebek bego…
    Bebek itu binatang mulia friend.
    Bebek bisa menyelamatkan unggas yang lain bila kita peliahara di dekatnya. Bebek bias bertindak sebagaio immun/ pertahanan terhadap berbagai macam penyakit di sekitarnya yang biasa menyerang unggas. Coba aja kalau kagak percaya!! Bahkan mungkin flu burungpun akan takut dengan bebek.
    Masih mikir bebek? Daripada pusing klik aja di sini
    http://www.formulabisnis.com/?id=bisnismas

  3. feri says:

    ak ta’ tanya binatang yg namanya ‘Banyak’ itu sejenis apa?? anjing bukan Mas? koq ak bru denger sih.. (please answer yo mas! ta’ waiting lho) thx

  4. banyak is berasal dari bahasa jawa. bahasa indonesianya angsa. trims

Komentar dengan Facebook

Leave a Comment

 

Related Post

Menyambut Hari Kemerdekaan, Liputan Peringatan

12 - Aug - 2008 | meds | 2 Comments »

Selamat Menjalankan Ibadah Puasa

1 - Sep - 2008 | meds | 4 Comments »

“Njajah Deso Milang Kori”, Petualangan Panjang Menuju Kota Purworejo

25 - Nov - 2014 | Febri Aryanto | 5 Comments »

Mengapa?

9 - Dec - 2008 | wahyudi | 3 Comments »

Purworejo Ku

1 - Jul - 2008 | oetoet | 10 Comments »

© copyleft - 2008 by Blogger Purworejo
Theme by: azimat.net