Mudik ke Purworejo, Pokoke Mak Nyuss…

29th September 2007 | By: Heroo

Maaf waktu posting kemarin terjadi kesalahan sehingga artikelnya cuma masuk judulnya saja. Untuk itu sekali lagi saya mohon maaf yang sebesar2nya kepada mas admin. Sekarang saya mau nulis lagi mudah2an berhasil.

Bagi saudara2 yang lama nggak pulang kampung ke Purworejo, saat2 lebaran pastilah saat yang ditunggu2 karena selain bisa saling bermaafan dan kembali fitri, ada even tahunan yang seakan lekat dengan image idul fitri, yaitu mudik. Mudik memang sudah menjadi even tahunan yang bahkan oleh pemerintah dianggap sebagai hal yang luar biasa sehingga demi menyambut event tersebut rela menyiapkan ini itu tentunya dengan biaya yang tidak sedikit pula demi terlaksananya mudik dengan lancar.

Temen2 asli Purworejo yang lama nggak mudik, sekarang Purworejo sudah lumayan berubah lho. Terutama dalam hal tempat untuk memenuhi kebutuhan perut alias makan2. Sekarang dah lumayan banyak tempat makan di Purworejo yang bisa dipertimbangkan. Tentunya dari segi harga, rasa dan kualitasnya yang memadai.

Palm Steak n Cafe
Ini adalah tempat makan yang lumayan baru di Purworejo. Baru berdiri sekitar 3 Tahunan mungkin. Di tempat yamg terletak di perempatan Mickey Mouse dekat New Pandean Motor yang lama, kita bisa mencoba berbagai varian masakan luar negeri seperti steak dll. Rasa menggugah selera dan harga terjangkau. And it has a cozy place….

Soto Semarang, Jalan Pahlawan Kalau ingin yang Indonesian taste, bisa dicoba disini. Menunya bervariasi mulai dari Soto Semarang sendiri sebagai primadona, maupun menu lain seperti siomay dan beragam es campur. Letaknya sendiri sangat mudah dijangkau. Dari Phantok ke barat ( barat monumen WR. Supratman). Tempatnya enak untuk kongkow.

Alun2 Purworejo
Kalau yang ini, nggak ditanya lagi deh. Banyak sekali variasi makanan yang bisa ditemukan di sini. Cobalah datang setelah maghrib untuk menghabiskan malam di sini, sambil merasakan sensasi Jagung Bakar atau Wedang Ronde. Pengalaman yang tidak boleh terlewat.

Sebenarnya masih banyak tempat makan lain yang enak2 juga. Tapi tiga di atas termasuk yang top listing dalam hal visiting. Jadi selamat mudik, dan-meminjam dari Pak Bondan-tetap sehat, tetap semangat agar bisa jalan2 di Purworejo untuk makan2 lagi. Pokoke mak nyuss-Bondan Winarno.


Home| Category: kuliner | Trackback URI


Tulisan sebelumnya: «
Tulisan sesudahnya:  »

11 Responses to “Mudik ke Purworejo, Pokoke Mak Nyuss…”

  1. Aku Ingin Pintar says:

    salam kenal. saya ananto nowo, tinggal dan kerja di jakarta. alumni SMA N Kutoarjo angkatan 1987. Bicara soal wisata kuliner di purworejo, tadi pagi di Trans TV ada liputan ttg Sate Tupai di desa Klepu. Konon bisa untuk pengobatan sakit asma dan bbrp penyakit lain.
    harga 30rb per porsi.
    ada yang pernah nyoba ?
    oh ya, ada juga sate Kuda.
    waktu lebaran kemarin pengin nyoba belum sempet.

    Soto Semarang lumayan.
    tapi yang nggak boleh kelewat kalau pulkam ya bakmi & wedang ronde.

    salam
    ann

    [Reply]

  2. agus says:

    Kesenian

    Purworejo memiliki kesenian yang khas : NDOLALAK, tarian tradisional diiringi musik perkusi tradisional seperti : Bedug, rebana, kendang. satu kelompok penari terdiri dari 12 orang penari, dimana satu kelompok terdiri dari satu jenis gender saja (seluruhnya pria, atau seluruhnya wanita). kostum mereka terdiri dari : Topi pet (seperti petugas stasiun kereta), rompi hitam, celana hitam, kacamata hitam, dan berkaos kaki tanpa sepatu (karena menarinya di atas tikar), biasanya para penari dibacakan mantra hingga menari dalam kondisi trance (biasanya diminta untuk makan padi, tebu, kelapa)kesenian ini sering disebut juga dengan nama Dolalak

    Dzikir Saman – kesenian ini mengadopsi kesenian tradisional aceh dan bernuansa islami, dengan penari yang terdiri dari 20 pria memakai busana muslim dan bersarung, nama Dzikir Saman diambil dari kata samaniyah(arab, artinya : sembilan), yang dimaksudkan sembilan adegan dzikir. diiringi musik perkusi islami ditambah kibord dan gitar. pada jeda tiap adegan disisipi musik-musik yang direquest oleh penonton)

    Tari Dolalak Tari dolalak merupakan tarian khas daerah Purworejo. Tari ini merupakan percampuran antar budaya Jawa dan budaya barat. Pada masa penjajahan Belanda, para serdadu Belanda sering menari-nari dengan menggunakan seragam militernya dan diiringi dengan nyanyian yang berisi sindiran sehingga merupakan pantun. Kata dolalak sebenarnya berasal dari notasi Do La La yang merupakan bagian dari notasi do re mi fa so la si do yang kemudian berkembang dalam logat Jawa menjadi Dolalak yang sampai sekarang ini tarian ini menjadi Dolalak.Mlaran adalah desa di kecamatan Gebang, Purworejo, Jawa Tengah, Indonesia. Salah satu kesenian yang terkenal dari desa ini adalah kesenian Dolalak.nama pendiri ndolalak dimlaran bapak KARYADI.siapa yang mau nanggap hub saya email agus_bct@yahoo.com,itu kakek saya

    [Reply]

  3. agus says:

    mau ikutan acara perkumpulan saudara2 yang ada di perantauan jakarta,supaya lebih ada keakraban antara warga purworejo hubungi saya agus_bct@yahoo.com thx

    [Reply]

  4. Anonymous says:

    Di depan SMA satu ada juga rumah makan namanya PAANDA. Tempatnya enak banget (buat pacaran), di atas kolam gitu. Sayang ikannya gak segar

    [Reply]

  5. Anonymous says:

    Hmm… Purworejo…mending bakar-bakaran ikan di jatimalang..dijamin mak nyuss..sambil liat laut..

    [Reply]

  6. dadi says:

    Mau makan sate kuda dipurworejo
    Ada tuh di plaosan , sebelah timur asrama 412

    [Reply]

  7. Ery Kusriyanto says:

    waktu aku sd – sma, di Pwr ada Rest yang uenaak tenan, ning regane lumayan larang (rest Canton nang Pecinan & restoran An Kho (kidul bioskup Pusaka ) opo saiki ijih ono? Waktu itu sktr th 60 s/d 80 an ).Wah waktu itu rasanya …. luar biasa. Salam, Koes/Yanto (ex Sman Pwr,IIIb3,lulus 1972,)

    [Reply]

  8. gus_mufid says:

    Cerita kuliner Purworejo,
    Gek biyen iku ono Soto P Rusdi , ndisik mankale ono ing lor pasar Baledono/ Purworejo
    Iku lumayan enak,
    saiki isih ana gak sih….

    [Reply]

  9. Ery Kusriyanto says:

    Aku biyen bocah Brengkelan, Lor Pusaka, Apakbr kwn2 asal / di pwr, hampir 40th sjk’ akhir 1972, aku ninggalkan Pwr, spt apa skrg kota itu? Siapa yg kenal& tahu kwn2ku ex.sman pwr al. Mb Mahmudah dr Kaliboto, Mbak Heri Harmani dr jl Sibak, mbak Muhlisah dr Baledono, Bbg Trisilo Kalgesing, (dmn skrg ?), atau yg lain2nya.

    [Reply]

    mas tete Reply:

    aku tahu mas kus , prnh tinggal di jl rambutan manggarai …biyen pacaran karo muslicah …wayoo sing omahe lor pusaka . aku kris dulu SMP 2 klas IIIb sekelas karo mbak mus , mbak darinah , Yusmini tuti, panji , fauzi , marno dll

    [Reply]

    Ery Kusriyanto Reply:

    iya betul, nama2 itu aku tahu dan masih ingat; cuma mas Tete/ Kris iki sopo to asmo lengkape sebenarnya; kok tahu kal aku pernah tinggal di Mgri? Skrg tinggal dmn mas Tete? Salam

    [Reply]

-

Leave a Reply

 

  • Nggoleki

Random Post

Banner

Banner

  • Komentar

    • halim: “Satu langkah untuk MENJEMPUT...
    • rendy ramadhani: Tepus Somorejo bagelen desa...
    • zen: haryo kecik bertanggung jawab atas...
    • Camera: Sumber : http://bloggerpurworejo.com...
    • hendro: untuk mengikuti perkembangan / kegiatan...
    • aguss: mas sudaeni pekanbaru tepatnya dimana?...
    • Yono: Wah, berbeda to, matur nuwun...
    • muhammad maulida 7e: perfect tapi wc ne bau...
    • Agung Prastowo: Mas Yono, terima kasih banyak...
    • massito: Terima kasih Mas Yono atas...
  • Pin Blogger Purworejo 150px

    Pin blogger Purworejo
  • Pin Blogger Purworejo 100px

    pin blogger purworejo 100px
  • Arsiiip

  • Kategori

  • Form Data Warga Purworejo

    Silakan mengisi untuk Pendataan Perantau Purworejo dimanapun berada. Data yang masuk tidak akan dipublish, tidak akan disalahgunakan.

    Nama (required)

    Email (required)

    No Telp/HP:

    Asal (desa - kecamatan)

    Alamat Sekarang dan Keterangan tambahan

    Masukkan kode berikut: captcha :